Akses Jalan Masuk Perusahaan Tambang PT JRBM Diblockade Warga
Akses Jalan Masuk Perusahaan Tambang PT JRBM Diblockade Warga
Bolmora, Bolmong – Aksi blockade jalan kembali dilakukan warga Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Bolaang Mongondow (Bolmong), Jumat (10/6/2016).
Aksi itu dilakukan ratusan warga sebagai bentuk protes terhadap perusahan tambang emas PT Jhon Resources Bolmong (JRBM), yang selama ini dinilai tidak memperhatikan warga yang tinggal di sekitar lingkar tambang.
Informasi yang diperoleh tim Bolmora.com, blockade akses jalan menuju perusahaan tambang tersebut dilakukan warga mulai Kamis (9/6/2016), sekitar pukul 20.30 Wita usai salat Taraweh.
Laporan tim Bolmora.com, yang turun langsung ke lokasi siang tadi, warga meblockade jalan mengunakan kayu dan memarkir kendaraan bermotor di tengah jalan. Tampak pula beberapa tenda yang sengaja didirikan di badan jalan masuk, sehingga kendaraan milik perusahaan tak bisa melintas. Alhasil, aktivitas perusahaan lumpuh total. Ratusan karyawan perusahan tambang itupun terbengkalai, karena oleh warga tidak diizinkan masuk ke lokasi pertambagngan untuk melakukan aktivitasnya.
Muhidin Makalalag, salah satu warga Bakan, ketika diwawancarai awak media mengatakan, aksi blockade ini dipicu karena pihak perusahaan tidak mengindahkan tuntutan warga.
“Ada beberap tuntutan warga yang tidak diperdulikan pihak perusahaan. Olehnya, kami melakukan aksi ini,” ungkap Muhidin.
Adapun tiga poin yang menjadi tuntutan warga adalah, pertama dalam perekrutan karyawan pihak perusahaan terkesan pilih kasih, kedua akibat adanya aktivitas pertambangan, sungai di desa tersebut menjadi tercemar oleh limbah milik perusahaan, ketiga permintaan warga lingkar tambang untuk melakukan aktivitas pertambangan di luar areal perusahaan tidak direspon oleh pihak perusahaan.
“Itu beberapa poin penting yang kami minta, tapi oleh pihak perusahaan tidak direspon. Jika tuntutan kami ini tidak dipenuhi, maka kami akan terus melakukan blockade akses jalan menuju perusahaan. Agar, tidak ada kativitas yang dilakukan pihak perusahan,” imbuh Muhidin.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, ratusan petugas kepolisian yang tergabung dari Polres Bolmong dan Polsek Lolayan lengkap dengan senjata laras panjang disiagakan di lokasi tersebut. Situasi pu masih kondusif hingga menjelang Maghrib sore tadi.
Sayang hinga beita ini dipublis, upaya konfirmasi yang dilakukan oleh tim Bolmora.com, ke pihak perusahaan belum berhasil. Manager External PT JRBM Adhi Prasetyo, dihubungi via seluler dalam keadaan tidak aktif.
Tim Bolmora.com



