Oknum Pengendara Bentor Rampas Hp Milik Siswi SMA
Oknum Pengendara Bentor Rampas Hp Milik Siswi SMA
Bolmora, Hukrim – Apes dialami NH alias Nur (15), warga Kelurahan Biga, Kotamobagu Utara. Dia menjadi korban perampokan oleh seorang oknum pengendara becak motor (Bentor), Rabu (01/6/2016). Kejadiannya sekitar pukul 11.30 Wita, saat korban baru pulang sekolah.
Sadar dirinya telah dirampok, bergegas Nur langsung menuju Mapolres Bolmong untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.
Di hadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bolmong, Nur, yang dikethuai seorang siswi di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kotamobagu ini mengaku selain dirampok dirinya juga mengalami aksi kekerasan oleh oknum pengedara bentor misterius itu.
Menurutnya, kejadian itu saat dirinya baru pulang dari sekolah dan bermaksud langsung pulang ke rumah di Kelurahan Biga. Awalnya Nur tidak menaruh curiga ketika hendak naik bentor yang tumpanginya. Namun saat tiba di persimpangan tiga, tepatnya di depan Rumah Sakit Monompia, pengendara bentor merubah arah, bukannya kea rah Biga tapi malah ke arah Jalan Ahmad Yani, dan membelok ke arah jalan baru jurusan Terminal Bonawang.
“Saya kaget ketika bentor sudah mengarah ke arah Gogagoman, terus ke jalan baru,” ucap Nur.
Setelah sampai di tempat sepi, pengedara bentor itu langsung menjalankan aksinya dengan merampas handphone milik Nur. Karena tidak terima barang miliknya dirampas, Nur pun melakukan perlawanan, tapi oleh pengendara bentor, Nur ditampar. Usai melakukan aksinya, dengan cepat pengendara bentor itu langsung tancap gas.
“Tak hanya merampas handphone, dia juga menampar saya satu kali di pipi kanan, hingga saya merasa sedikit pusing,” terang Nur.
Sementara itu, Kapolres Bolmong AKBP William Simanjuntak SIK, melalui Kasubbag Humas Polres Bolmong AKP Saiful Tamu, saat dimonfirmasi memebnarkan laporan tersebut.
“Ya benar, laporannya sudah diterima. Sekarang, pelapor masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut, demi mengungkap ciri-ciri pelaku yang identitasnya masih misterius. Jika ditemukan, pastinya akan ditindak,” kata Saiful.
Editor



