Boltim

Ketupat Fest Buyat Bersatu Dirancang Sederhana Tapi Meriah

BOLMORA.COM , BOLTIM- Desa Buyat bersatu yang terletak di Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, menggelar kegiatan Halal Bi Halal dan Festival Ketupat secara serentak pada minggu 7 Mei 2023. Kegiatan yang dimulai pukul 12.30 itu, menyediakan ribuan ketupat yang terbagi di beberapa stand dan menu makanan khas lebaran lainnya.

Masing-masing stand dikelola langsung oleh kelompok masyarakat perwakilan setiap Dusun dan RT. Biasanya, ada puluhan kelompok yang turut berpartisipasi. Selain itu, di setiap rumah juga menyiapkan menu untuk tamu keluarga mereka. Dipastikan ada ribuan penggunjung yang datang dari berbagai wilayah.

Enam sangadi Buyat bersatu yakni Chintya Modeong,v Ramadan Mamange, Chandra Modeong, Salman Mokoagow, Busran Modeong, Ulpin Modeong, dan semua stakeholder bersepakat agar acara ketupatan yang dirangkaikan dengan Halal bi halal ini dibuat meriah.

Sebagaimana hasil dari rapat enam desa bersama dengan masyarakat yang berkesimpulan bahwa ketupatan tahun ini digelar sedemikian semarak dengan menghadirkan berbagai macam karya seni.

“Desainnya festival ketupat, jadi kami tak hanya fokus pada makan dan minumnya saja. Tetapi akan ada pagelaran seni dan budaya khas Mongondow” Ujar Sangadi Buyat barat Chintya Modeong.

Menurutnya, rangkaian Ketupatan tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Eeuforia ketupatan kali ini telah memuncak di hati masyarakat yang dalam beberapa tahun terakhir ini belum bisa melaksanakan perayaan Ketupat karena terkendala dengan Pandemi Covid -19,” Ungkap Ghia, sapaan akrabnya.

Ghia menjelaskan, begitu besarnya keinginan dan atensi dari bebagai pihak untuk melaksanakan ketupatan, maka masyarakat berkeinginan akan menyajikan yang terbaik menurut versi mereka.

“Perencanaannya sederhana, tapi harus meriah. Ada pertunjukan seni budaya serta tradisi lokal seperti dana dana, panggung seni pemuda, Live musik dan lomba Panjat Pinang yang akan menghiasi festival Ketupat ini” jelas Ghia.

Pun juga dikatakan Sangadi Buyat Satu Chandra Modeong yang memberi apresiasi terhadap Pemuda dan remaja.

“Festival Ketupat ini telah melibatkan Pemuda Karang Taruna yang di dalamnya ada pemuda Gereja serta remaja mesjid Buyat Bersatu. Tentunya mereka ini adalah grand designnya. Mereka punya peran penting dari sisi publikasi dan brand design. Peran pemuda dan remaja ini sangat di perlukan untuk mensukseskan acara akbar semacam ini. Kami kira dukungan dari pemuda dan remaja ini sangat dibutuhkan demi suksesnya kegiatan ini, tidak ada pengecualian terhadap mereka dan pastinya semua wajib terlibat serta ambil bagian,” Tegas Sangadi Buyat Satu.

Sementara itu, Saptono Paputungan salah satu tokoh masyarakat Buyat sekaligus juga Staf khusus Bupati Bolaang Mongondow Timur sedikit membeberkan inti daripada gelaran ketupatan di Buyat Bersatu. Mantan Anggota DPRD Boltim dua periode ini menjamin bahwa Bupati Bolaang Mongondow Timur Bapak Sam Sachrul Mamonto, S.Sos,Msi akan bersilaturahmi dengan masyarakat Buyat.

“Halal bi halal ini merupakan momen silatuhrahmi tak hanya sesama umat muslim, akan tetapi terhadap siapa saja yang datang berkunjung di Buyat. Oleh karena itu dari tujuh kecamatan yang ada di Boltim, Buyat mendapat keistimewaan menggelar Ketupatan serentak di enam desa. Ketupatan di Buyat masuk dalam agenda pemerintah daerah, maka kita patut berbangga karena pak Bupati punya waktu yang cukup untuk bersilaturahmi dengan warga Buyat bersatu” Bebernya.

Stafsus Bupati ini juga menerangkan, kedatangan Bupati Boltim akan dijemput dengan tata cara adat Mongondow menjemput Kolano Pomukaan.

“Untuk itu, jemput adat ini kami serahkan kepada pemangku adat dari enam desa yakni, Desa Buyat Barat, Buyat Dua, Buyat Satu, Buyat Tengah, Buyat dan Buyat Selatan. jika pak Bupati dari arah Tutuyan, maka titik penjemputannya tepat berada di depan rumah Ichsan Pakaya di Buyat Selatan. Sebaliknya jika pak Bupati dari arah Ratatotok maka titik penjemputannya berada di depan rumah pak Haji Epi Modeong di Buyat Dua,” Terang Papa Iki.

Perlu di ketahui, demi lancar dan suksesnya acara ini, para sangadi akan berkoordinasi dengan lintas sektor. Hal ini tentunya berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan para pengunjung. Lebih lebih, setiap gelaran ketupatan di Buyat, kemacetan jadi pemandangan yang lazim. Untuk itu Pemdes ke enam Desa akan bekerja sama dengan Polres Boltim(Polsek Urban), Koramil 1303 Kotabunan, Dinas kesehatan(UPTD Puskesmas Buyat) serta Dinas Perhubungan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

(RG)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button