Sadis! Dua Jari Warga Buyat Selatan Putus Ditebas Orang Mabuk

0
Sadis! Dua Jari Warga Buyat Selatan Putus Ditebas Orang Mabuk
Korban, Tersangka dan Barang Bukti
Advertisement

BOLMORA.COM , HUKRIM – Nasib naas menimpa Utung Ani (39), warga Dusun III Desa Buyat Selatan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim´╗┐´╗┐) Sulawesi Utara.

Pasalnya, kedua jari tangan kirinya putus akibat ditebas dengan oleh Tersangka (TSK) HM alias Hen (33) yang juga merupakan warga Buyat Selatan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis parang, Selasa (17/5/2022) sekitar pukul 22:00 WITA malam tadi.

Kapolsek Kotabunan AKP Gani Tololiu kepada Bolmora.com mengungkapkan, berdasarkan kronologi yang diterangkan saksi mata Sunarto Mamonto (49) dan Feri Lewan (33) yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pada sekitar pukul 22:00 WITA, saksi bersama 8 orang lainnya sedang duduk meneguk minuman keras (miras) di depan rumah Maxi Mokosolang di Desa Buyat Selatan.

“Saat saksi sedang duduk, tiba tiba datang TSK dalam keadaan mabuk dan menyenggol Jendra Rorong, salah satu teman saksi yang sedang duduk dan dalam keadaan cacat hingga terjatuh dari kursi yang sedang di dudukinya. Dan saat itu juga korban menegur TSK atas perlakuannya, dan terjadi adu mulut antara TSK dan korban,” Ungkap Kapolsek.

Kapolsek melanjutkan, menurut saksi, tiba-tiba TSK langsung berlari ke rumahnya yang berjarak sekitar 30 meter dari TKP, kemudian mengambil sebilah parang dan langsung melayangkan sabetan parang ke arah korban.

“Ketika ditebas oleh TSK, korban pun berupaya menangkis dengan sebilah kayu, namun parang sempat mengenai tangan kirinya sehingga tangannya mengalami roket, serta 2 jari yakni jari telunjuk dan jari tengah putus,” Terang Kapolsek.

AKP Gani Tololiu membeberkan, menurut informasi saat kejadian TSK datang dalam keadaan mabuk sehingga tidak terkontrol.

“HM datang dalam keadaan mabuk dan berselisih faham dengan korban. Saksi bersama teman-temannya sempat melerai kejadian tersebut, namun TSK langsung menuju rumahnya mengambil sebilah parang dan kembali lagi ke tempat kami kemudian langsung melayangkan sebilah parang ke arah korban,” Jelas Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, warga lainnya yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi aparat kepolisian dan tim dari Polsek Kotabunan pun langsung mengamankan TSK bersama barang bukti.

“TSK sudah kita tahan di Polsek, namun belum bisa di interogasi karena dalam keadaan mabuk berat. Sedangkan korban juga belum bisa kita mintai keterangan karena sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Ratatotok Buyat,” Ujar Kapolsek Kotabunan.

Kapolsek menambahkan, TSK saat ditahan memang dalam keadaan mabuk berat.

“Pasti ketika TSK sudah sadar, akan langsung kita interogasi. Kami meminta kepada masyarakat Buyat Selatan terutama keluarga korban untuk tetap tenang dan sabar, peristiwa ini sudah kita tangani dan dipastikan TSK akan di proses sesuai Undang-Undang yang berlaku,” Imbuhnya.

(RG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here