Bupati Bolmong Sambut Rombongan Gubernur Sulut Pantau Pos Terpadu Lebaran 2021

0
1
Bupati Bolmong Sambut Rombongan Gubernur Sulut Pantau Pos Terpadu Lebaran 2021
Foto 1: Bupati Bolmong danj ajaran menyambut Gubernur Sulut dan rombongan di rumah dinas Lolak
Advertisement

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, menyambut kunjungan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, Kamis (6/5/2021). Kunjungan gubernur dan rombongan dalam rangka melaksanakan pemantauan Pos Terpadu Lebaran 2021 dan pos penanggulangan Covid-19 di perbatasan Provinsi Gorontalo dan Sulut.

Rombongan Gubernur Sulut saat disambut Asisten ISetda Bolmong Deker Rompas, di perbatasan Kabupaten Bolmong dan Minsel

Gubernur bersama jajaran Forkopimda Sulut diterima oleh bupati dan jajaran  di rumah dinas bupati Desa Lalow, Kecamatan Lolak, sebelum melanjutkan perjalanan menuju perbatasan.

Bupati saat diwawancarai mengatakan, kunjungan gubernur dan rombongan memberikan motivasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat Bolmong bahwa, harus tertib menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Kunjungan ini memotivasi Pemda Bolmong dan masyarakat untuk tetap tertib menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” kata Yasti.

Selain itu, saat sekarang ini banyak varian baru terkait Covid-19. Untuk itu, harus lebih meningkatkan kewaspadaan.

“Sekarang ini banyak varian baru terkait Covid-19, dan ini bentuk kewaspadaan Forkompinda Sulut, dan tentu kami yang berada di daerah,” katanya.

Foto 2: Bupati Bolmong danj ajaran menyambut Gubernur Sulut dan rombongan di rumah dinas Lolak

Di tempat yang sama, Gubernur Olly Dondokambey, saat ditanyai mengatakan bahwa edaran menyangkut peniadaan mudik sebagai upaya pengendalian Covid-19.

“Kita mengatur pembatasan mobilitas masyarakat dan mengoptimalisasl fungsi Posko Covid-19 di desa/kelurahan selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri tahun 1441 Hijriah. Peniadaan mudik bagi masyarakat penggunaan mode transportasi darat, laut dan udara, baik transportasi umum maupun pribadi. Tujuannya adalah untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan Covif-19 selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah,” terang Olly.

Dasar kebijakan tersebut, kata Olly, pandemi Covid-19 di Sulut bisa dikontrol. Saat ini, Sulut berstatus zona oranye Covid-19.

“Paling penting kita disiplin protokol kesehatan,” jelasnya.

Olly menyebut, sangat rawan jika membuka pintu antarprovinsi karena bisa memunculkan mobilitas tinggi.

Bupati saat berbincang dengan Gubernur dan Dirlantas Poda Sulut

Sementara itu, Dirlantas Polda Sulut Iwan Sonjaya mengatakan bahwa, kunjungan tersebut untuk meninjau kesiapan pos penyekatan perbatasan Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara.

“Kegiatan ini menindaklanjuti instruksi Pemerintah Pusat, terkait dengan pelarangan mudik. Kita harus melihat langsung segala kesiapannya,” ucapnya.

Selain itu, Iwan Sonjaya menambahkan bahwa kegiatan di pos penyekatan, akan dilaksanakan secara persuasif dalam artian tidak terlalu level up.

“Kita ketahui untuk angkutan logistik, kesehatan, serta petugas keamanan kita bisa beri untuk pelaksanaannya,” ungkapnya.

Diketahui ikut dalam rombongan Gubernur Sulut adalah Kapolda Sulut, Pangdam Merdeka, Ketua DPRD Provinsi, Sekprov, Danlanud, Danlanal, beserta jajaran Forkopimda Sulut.

(Advertorial/Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here