Masyarakat Bolmong Akan Terima Bantuan Paket Sembako Selama 9 Bulan
BOLMORA.COM, BOLMONG – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, menyebut bahwa Kabupaten Bolmong adalah daerah pertama di Indonesia yang menerapkan konsep ketahanan pangan sebagai strategi penanganan virus corona (Covid-19). Hal itu dikatakan bupati pada sambutan dalam kegiatan gerakan tanam dan penyerahan bantuan untuk mendukung ketahanan pangan, dalam rangka percepatan penanganan dampak Covid-19 di Kabupaten Bolmong, Rabu (6/5/2020), di Aula Dinas Pertanian.
“Tanggal 9 April Sekda pimpin rapat refocusing anggaran. Ketahanan pangan kita bahas, kemudian jadi keputusan kita untuk menghadapi covid-19 dengan memperkuat sektor ketahanan pangan, kesehatan serta bansos. Pada tanggal 13 April, presiden Jokowi mengeluarkan perintah untuk memperkuat ketahanan pangan. Berarti kita satu pemikiran dengan presiden,” kata Yasti.
Belakangan, beber dia, WHO juga mengeluarkan imbauan agar semua negara memperkuat ketahanan pangan. Artinya dalam hal ketahanan pangan, Bolmong sudah unggul dua langkah dari daerah lain.
“Pemerintah tidak mungkin terus memberikan bantuan pada warganya. Yang kita lakukan adalah memberi kail agar warga bisa mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari,” ungkapnya.
Dikatakan Yasti, bantuan bibit pertanian akan menggerakkan ekonomi riil di Bolmong. Ia mencontohkan, bantuan bibit jagung bisi 18 pada lahan 10 ribu hektare.
“Jika 1 hektare menghasilkan 15 ton jagung, maka 15 ton dikali Rp10 ribu hektare akan menghasilkan 150 ribu ton jagung. Jika 150 ribu ton jagung dikali dengan Rp3 ribu harga jagung, maka akan menghasilkan Rp450 Miliar,” terangnya.
Dijelaskan pula, bantuan pemerintah daerah dalam penanganan dampak covid-19 di Kabupaten Bolmong tahun 2020 untuk terwujudnya program Orang Desa Sehat Kuat (ODSK). Untuk bantuan sembako bagi warga Bolmong akan berlangsung selama 9 bulan. Sehingga, bantuan ini lebih panjang dari daerah lainnya.
“Kalau daerah lain hanya 3 bulan, kita sampai 9 bulan,” sebut Yasti.
Dalam penyaluran sembako Pemkab Bolmong tak mau terburu-buru. Semua didata dengan cermat agar bantuan tak salah salur.
“Mei ini kita dua kali salurkan,” ucapnya.
Berikut rincian bantuan yang disalurkan
1. Dinas Pertanian
– Bantuan benih padi 211.850 kg
– Bantuan pupuk organik cair (POC) 22.208 Liter
– Bantuan pupuk urea 700.000 kg
– Bantuan pupuk NPK 525.000 kg
2. Dinas Perkebunan
– Benih jagung bisi 18 200.000 kg
– Pupuk vair ZPT 24.000 lietr
– Bibit jagung manis 150 saset (3000 benih)
– Pupuk kompos untuk 30 lokasi
3. Dinas Ketahanan Pangan
– Bantuan beras cadangan pangan daerah untuk 8.370 kk X 36 Kg X 9 Bulan sebanyak 2.711,88 Ton
– Bantuan pemanfaatan pekarangan untuk 200 Desa dan 2 kelurahan berupa :
Benih sayur – sayuran, rempah – rempah, VOC, polibeg dan gembor.
4. Dinas Sosial
– Bantuan sembako kepada 4.284 kk
Dengan perincian Rp. 200.000/kk/9 Bulan berupa :
Telur, minyak goreng, susu kaleng, minyak kaleng.
5. Dinas Perikanan
Untuk 8 kelompok pembudidayaan ikan
– Bantuan benih ikan nila sebanyak 200.000 ekor
– Pakan ikan 4.000 kg
(Agung)



