Tanam Padi dan Jagung, Uang Miliaran Rupiah Bisa Berputar di Bolmong pada Masa Covid-19
BOLMORA.COM, BOLMONG – Di saat daerah lain kebingungan mehadapi wabah virus corona atau Covid-19, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) justru sudah mantap dengan konsep ketahanan pangan.
Rabu (6/5/2020), Pemkab Bolmong membagikan sembako serta menyerahkan bibit tanaman padi, jagung, sayur-sayuran serta rempah-rempah kepada masyarakat.
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokagow, memprediksi sektor pertanian akan jadi tambang uang di masa Covid 19.
“Kita beri bantuan bibit jagung bisi 18 pada lahan 10 ribu hektare. Kalau satu hektare 15 ton, berarti kalau 150 ton dikali Rp300 ribu, maka ada Rp450 miliar yang berputar di Bolmong,” kata dia.
Beras juga, kata Yasti, bisa surplus. Petani bisa mencukupi kebutuhannya.
“Wabah ini diprediksi akan berkepanjangan. Kita tak mungkin terus menerus membantu warga dengan sembako. Jika tanaman ini menghasilkan dan warga sudah bisa mencukupi kebutuhannya maka itu sangat baik. Kita tak mau ajari warga jadi pengemis,” katanya.
Lebih lanjut, kata dia, Bolmong bisa jadi sandaran bagi daerah lain yang kesulitan pangan. Dalam kegiatan tersebut, Yasti menyerahkan sembako serta bantuan bibit perikanan dan pertanian secara simbolis pada perwakilan warga. Yasti juga berkesempatan melakukan pananaman jagung di lahan samping dinas pertanian.
Sebelumnya pada Rabu pagi, Yasti secara resmi melepas pendistribusian bantuan pangan dan bahan pokok bagi warga miskin terdampak Covid-19 di kompleks pergudangan, Kelurahan Mongkonai Barat.
(Agung)



