Pemuda Kelurahan Kotamobagu Minta “Jatah” Luapan Pasar Senggol
BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Lokasi Pasar Senggol yang didirikan di bekas Bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kelurahan Kotamobagu, Kecamatan Kotamobagu Barat, membuat pemuda Kelurahan Kotamobagu meminta agar mereka dilibatkan.
Pantauan BOLMORA.COM, puluhan pemuda bertemu dengan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM), Kepala Satua Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan jajaran Kepolisian, untuk membicarakan hal tersebut, Senin (20/5/2019) sore tadi.
“Kami minta Pemuda Kelurahan Kotamobagu harus dilibatkan, baik untuk pengelolaan parkir, Pamswakarsa dan terutama lahan Luapan (luar tenda) menjadi jatah pemuda,” ungkap Idrus Usman, salah satu perwakilan pemuda yang dialog bersama jajaran Pemkot.
Berikut Videonya:
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan pun menjelaskan, pengelolaan Pasar senggol tetap dilakukan oleh pemerintah.
“Secara teknis yang mengatur di sini adalah Disdagkop-UKM dan di back up oleh Satpol-PP, Perhubungan dan aparat Kepolisian. Mari kita saling membantu sesuai dengan tupoksi masing-masing,” ujar Nayodo.
Sementara itu, Kepala Disdagkop-UKM pun hanya menyetujui satu tuntutan dari pemuda Kelurahan Kotamobagu.
“Luapan silahkan dikelola, asal jangan mengganggu arus orang masuk keluar areal Pasar Senggol. Hanya disamping kiri dan kanan yang bisa dikelola oleh pemuda, yang lain tidak boleh,” terangnya.
Para pemuda pun langsung menyetujuinya dan langsung membenahi areal Pasar Senggol yang sementara dipasangi tenda.
(me2t)



