Bolmong

Harga Cabai di Bolmong Semakin Pedas, George: Kenaikan Harga Masih Wajar

BOLMORA.COM, BOLMONG – Memasuki pertengahan bulan suci Ramdhan dan menjelang lebaran Hari Raya Idul Fitri, harga cabai rawit dan keriting di Pasar Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolaang) mulai terasa semakin pedas. Pasalnya, harga rata-rata untuk per kilogram (kg) yang biasanya hanya Rp20-30 ribu, kini menjadi Rp60-75 ribu. 

Warga Kecamatan Lolak Ningsih Tarban mengungkapkan, kenaikan cabai di Pasar Lolak ini sudah menjadi hal yang biasa saat menjelang perayaan hari besar keagamaan. 

“Biasanya setiap jelang hari besar keagamaan seperti ini, harga pangan mulai naik,” ungkapnya, saat ditemui sedang berbelanja di pasar Lolak, Kamis (16/5)

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan ESDM Bolmong George Tanor mengatakan, pihaknya sementara mengecek di lapangan terkait harga penjualan bahan pangan di titik-titik pasar yang biasanya dijadikan acuan.

“Kenaikan harga masih wajar, para pedagang juga mengambil untung lebih sedikit. Saat ini, untuk harga sembako masih cenderung bergerak stabil, hanya cabai yang didapati harganya mulai naik,” ungkapnya.

Meski begitu, dirinya mengimbau kepada semua pedagang pangan di pasar, seperti pedagang sembako, dan bawang, rica, tomat (barito) agar mejual dengan harga yang wajar.

“Diimbau kepada para penjual di pasar untuk tidak mengambil keuntungan yang tidak wajar. Apalagi ini di momen hari besar keagamaan. Kiranya bisa menjual dengan harga-harga yang sewajarnya,” harap George.

(agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button