Bupati Boltim Resmi Tutup Turnamen Tripika Cup 2018
BOLMORA, BOLTIM – Setelah hampir dua bulan menggelar 73 pertandingan seru, Open Turnamen Tripika Cup 2018 akhirnya resmi ditutup oleh Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, Jumat (11/5), yang dipusatkan di lapangan Bogani Desa Kotabunan.
Event yang memperebutkan 25 keping medali emas, piala tetap Bupati Boltim serta piala tetap Tripika ini, ditutup dengan laga pamungkas antara tim kesebelasan Rimba Lestari Bukaka kontra Tim kesebelasan Fajar Bulawan.
Dalam laga final itu, Fajar Bulawan yang diperkuat mantan kiper utama Tim Nasional Indonesia Jendri Pitoy, dipaksa tunduk oleh Rimba Lestari Bukaka lewat drama adu penalti yang berkesudahan dengan skor 4-3, setelah kedua tim bermain imbang 2-2 diwaktu normal.
Usai pertandingan, Bupati Sehan Landjar mengaku salut dan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung hingga suksesnya penyelenggaran event tersebut.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Boltim, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Tripika, Camat, Danramil, Kapolsek, PSSI Sulut dan Boltim, serta seluruh panitia. Saya senang dan bangga karena semua mampu menjaga sportifitas,” ucapnya.
Menurut Eyang, sapaan akrab bupati, suksesnya penyelenggaraan event yang menghadirkan sejumlah pemain kondang itu adalah pembuktian bahwa rakyat Boltim mampu menyelenggarakan event besar.
“Kesekian kalinya saya bangga dengan masyarakat Kecamatan Kotabunan, yang sudah menunjukkan sportivitas tinggi. Tidak ada insiden yang memalukan. Boltim adalah daerah yang pantas untuk digelar event nasional,” terangnya.
Bupati menambahkan, bulan Juli nanti Kabupaten Boltim akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan liga 3, yang kabarnya akan dihadiri oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Desa PDTT.
“Pada HUT Boltim yang ke-10 nanti, kita akan buat event. Iconnya adalah liga 3. Pemkab sendiri sangat siap mendukung dengan segala hal, termasuk anggaran untuk suksesnya liga 3 di Boltim,” ujar bupati dua periode ini.
Melalui penyelenggaraan event-event itu, bupati berharap agar dunia persebak bolaan di Indonesia akan bangkit, karena olahraga adalah skala prioritas pembangunan nasional dalam program Nawacita Presiden.
“Inshaa Allah kita akan mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat lewat Kementerian Pemuda da Olahraga, untuk satu stadion yang sementara kita urus lokasi dan anggarannya. Ini sudah direncanakan sejak tiga tahun, dan Inshaa Allah tahun depan akan terwujud stadion yang kita harapkan,” jelasnya.
Tak lupa, bupati menyampaikan selamat kepada para pemenang terutama tim Rimba Lestari Bukaka yang tampil sebagai juara. Pada pergeseran anggaran nanti bupati berjanji akan membantu desa Bukaka untuk mendapatkan lapangan bola kaki yang layak.
“Sangadi silakan memasukkan proposal pada pergeseran anggaran. Saya akan siapkan. Inshaa Allah dengan semangat ini, generasi selanjutnya akan menjadi pemain yang bertaraf nasional,” kata bupati.
Adapun Partai Final Open Turnamen Tripika Cup Boltim 2018, turut disaksikan Wakil Bupati Boltim Rusdi Gumalangit, Ketua Exco PSSI Provinsi Sulut Hasman Bahansubu, Ketua Koni Boltim Revi Lengkong, Tripika Kecamatan Kotabunan, serta ribuan suporter kesebelasan Rimba Lestari Bukaka dan Fajar Bulawan.(ayax vay)



