Bolmong

Anak Perusahaan PT Conch Diduga Pecat Karyawannya Saat Peringatan Hari Buruh

BOLMORA, BOLMONG – PT Sungai Samudera dan Kontruksi, yang tidak lain adalah anak perusahaan dari PT Conch, diduga telah memecat karyawan yang bernama Siswanto Norma Damogalad, tanpa SP1.

Menurut warga Lolak ini, dirinya tidak tahu apa penyebabnya sehingga perusahaan langsung memecatnya tanpa diberikan SP1. Tapi dugaanya, penyebabnya kemungkinan karena terkait Hari Buruh Selasa (1/5) kemarin.

“Kan kemarin (Selasa, red) itu Hari Buruh, dan sebagian orang turun bekerja. Dan juga saya di situ diangkat sebagai ketua PK. Jadi, saya sampaikan pada saat itu, kenapa kalian kerja. Nah, anggota sebagian katakan saya tidak tahu. Kemudian saya katakan, kan di kalender sudah ada kalau tanggal 1 Mei adalah Hari Buruh. Pas ada jubir, maka saya langsung beritahu ke jubir hari ini Indonesia belum kerja, karena Hari Buruh. Esok baru kita kerja (hari ini, red),” tuturnya.

“Nah kebetulan saya sampai di lokasi pekerjaan (kemarin, red), saya masih disuruh kerja. Start kerja jam 7, tiba-tiba sudah ada panggilan dari bos. Bos langsung turun ke lokasi. Itu bos dari PT Sungai Samudera dan Kontruksi yang merupakan anak perusahan dari PT Conch. Saat itu, saya langsung dipecat. Kata-kata dari bos, yaitu saya harus dikeluarkan dari pekerjaan. Tak usah lagi kerja. Itu bos yang katakan. Lalu, bos katakan ada yang kerja dan tidak kerja tidak dipaksakan,” jelasnya lagi, saat mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Rabu (2/5) siang tadi.

Siswanto juga menjelaskan, yang kerja saat Hari Buruh sebanyak 10 karyawan. Dan dirinya pun hanya memberitahukan ke mereka, kalau kemarin adalah Hari Buruh. Dan itu adalah Hari Libur.

“Awal permasalahannya dari situ. Saya adalah warga negara Indonesia. Saya tidak setuju dengan tindakan mereka. Mereka warga negara asing (WNA), yang seharusnya mengikuti aturan Indonesia. Mungkin karena itu sehingga saya langsung dikeluarkan dari pekerjaan. Yang keluarkan saya adalah bos Mister Cao,” ungkapnya.

Dikatakannya, sudah ada beberapa teman-temannya (karyawan) dipecat tanpa penyebab. Dan dirinya pun berharap pihak i Disnakertrans ada tindakan secepatnya.

“Saya minta keadilan. Dan saya berharap pemerintah secepatnya untuk melakukan tindakan,” harap Siswanto, yang diaminkan oleh beberapa temannya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Disnakertrans Bolmong Yosep Palenewan, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan segera memproses hal ini, dan akan menindaklanjutinya.

“Tindak lanjutnya akan lebih cepat diproses. Kami akan panggil secepatnya. Tapi saya akan izin terlebih dulu ke pimpinan, karena berhak mengambil keputusan adalah pimpinan. Tapi saat ini, Kadis lagi tugas luar (TL), dan nomornya saat saya hubungi tidak bisa tersambung,” kata Yosep, saat ditmui di ruang kerjanya.

Terpantau sekira 80 karyawan dari PT Sungai Samudera dan Kontruksi melakukan demo di depan kantor Disnakertrans, dengan tujuan agar Disnakertrans segera menindaklanjuti masalah pemecatan kepada mereka.(agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button