Bolmut

22 Peserta Boulo Vuyu Dinilai Tak Mewakili Anak Daerah

BOLMORA, BOLMUT – Ajang pemilihan Boulo Vuyu atau putra putri Bolaang Mongondow (Bolmut) tahun 2017, menuai kritikan dari salah satu tokoh pemuda Kecamatan Kaidipang Fajri Buhohang. Pasalnya, ajang tahunan untuk memilih putra puti terbaik di Kabupaten ‘JUARA’ itu dinilai tidak mewakili anak daerah. Bagaimana tidak, dari 22 finalis yang memperkenalkan diri saat berada di atas panggung, mengaku perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun pemerintah kecamtan.

“Pemilihan putra putri terbaik daerah bukan ajang pilih-pilih, seharusnya pihak panitia memberi kesempatan kepada seluruh anak daerah yang ingin ikut berkompetisi. Bagaimana bisa dapat menggali potensi anak daerah, jika dalam ajang sperti ini hanya melibatkan lingkup pemerintah, maupun anak pejabat saja,” cetus Fajri, Senin(15/5) kemarin.

Menurutnya, panitia Boulo Vuyu seharusnya melakukan seleksi putra putri daerah yang ada di seluruh sekolah atau menyebar formulir pendaftaran peserta secara umum dalam ajan tersebut, di semua kecamatan hingga ke desa.

“Pastilah ada banyak putra putri daerah yang berkeinginan untuk ikut ambila bagian dalam ajang tersebut. Harusnya diberi kesempatan, bukan hanya di lingkup pemerintah saja,” ujarnya.

Senada dikatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmut Abdul Eba Nani. Menurutnya, ke depan dinas terkait yang menyelenggarakan pemilihan Boulo Vuyu dapat bersikap profesional agar semua finalis dalam kompetisi ini dapat mewakili seluruh anak daerah.

“Kami harap ke depan, seleksi Boulo Vuyu dapat dilaksanakan hingga ke tingkat desa. Justru dari desa ada banyak potensi dan kualitas pemuda yang nantinya mampu bersaing hingga ke kanca nasional. Jadi jebolan Boulo Vuyu bukan hanya modal penampilan,” pungkas Eba.(Eki)

Gunady Mondo

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010 (Wartawan UKW UTAMA: 9971-PWI/WU/DP/XI/2021/21/10/79)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button