Buronan Kejari Kotamobagu Akhirnya Tertangkap di Palu

0
324
Advertisement

Buronan Kejari Kotamobagu Akhirnya Tertangkap di Palu

Bolmora, Kotamobagu

Berakhir sudah pelarian buronan kasus penculikan dan percobaan pemerkosaan, Mahmud Makoya alias Bute (44), Warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur. Bute berhasil ditangkap kembali dan dijemput di Polres Palu, Kamis (05/05/2016) kemarin, oleh Tim Kejaksaan negeri Kejari) Kotamobagu, yang dipimpin Kepala Seksi (Kasie) Intel Evans Sinulingga SE, SH, dan dibantu empat anggota buru sergap (Buser) Reskrim Polres Bolmong.

Informasi yang diperoleh Bolmora.com, salah satu buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Kotamobagu ini, berhasil dibekuk, Selasa (03/05/2016) lalu, sekira pukul 02.00 wita dini hari.

Menurut Kasie Intel Kejari Kotamobagu Evans Sinulingga, SE, SH, penangkapan kepada Bute berdasarkan laporan warga, dan berkat kerja sama pihak Polres Palu bersama Kejari Kotamobagu, yang melibatkan juga anggota Buser Polres Bolmong.

“Berdasarkan informasi warga kepada pihak kepolisian bahwa, mereka mengenali buronan karena melihat selebaran DPO yang disebar Kejari Kotamobagu. Dari situ, Polres Palu menghubungi Polres Bolmong, dan kemudian diberitahukan kepada kami pihak Kejari Kotamobagu, untuk ditindaklanjuti,” terang Evans.

Sebagaimana dijelaskan Evans, selama menjadi buronan, Bute yang juga residivis ini, rupanya memilih untuk melarikan diri ke Palu Sulawesi Tengah. Selama berada di Palu, dia berporfesi sebagai penambang, di salah satu lokasi tambang Dongi-Dongi yang berada di daerah tersebut.

“Selama di sana, dia melakukan aktivitas sebagai penambang di Dongi-Dongi Palu. Nah, warga rupanya mengetahui dia adalah buronan, dan langsung memberitahukan ke pihak Polres Palu,” tandas Evans.

Trerkait itu, Evans mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang dilakukan warga Palu dan pihak kepolisian, sehingga buronan tersebut bisa ditangkap kembali.

“Saat ini terdakwa sudah berada di tahanan Polres Bolmong. Sebab, dia juga sempat melakukan penganiayaan terhadap anggota Brimob di Polres Bolmong,” kuncinya.

Sebagaimana diketahui, Bute melarikan diri sesaat sebelum menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu, pada Kamis (24/03/2015) lalu. Bute berhasil melarikan diri saat baru saja turun dari mobil tahanan Kejaksaan. Saat itu, Bute berasalan memesan kopi di kantin samping PN Kotamobagu. Tanpa curiga, jaksa pendamping mengizinkannya untuk meneguk segelas kopi, tapi ternyata kesempatan itu digunakannya untuk melarikan diri dengan menggunakan angkot jurusan Modayag, yang saat itu melintas di ruas jalan samping PN.

Dari rekam jejaknya, ada beberapa kasus yang pernah dilakukan Bute, termasuk pernah melakukan aksi percobaan pemerkosaan anak di bawah umur. Atas perbuatannya, dia pernah divonis tiga tahun penjara oleh PN Kotamobagu. Namun, rupanya hukuman tersebut belum cukup baginya, sehingga terdakwa kembali melakukan kasus serupa, yaitu penculikan dan percobaan perkosaan terhadap korban Bunga (23), nama disamarkan, warga Kecamatan Kotamobagu Timur. Bute menculik korban pada Rabu (03/09/2014) lalu, sekitar pukul 18.30 wita, di kompleks simpang empat Kelurahan Kotobangon. Kemudian, Bute membawa korban ke Gorontalo. Saat di Gorontalo korban berhasil melarikan diri. Bute sempat melarikan diri, namun berhasil tertangkap di Desa Abak, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), pada Rabu (11/11/ 2014), sekitar pukul 03.00 wita dini hari. Saat penangkapan, Bute sempat mencoba melarikan diri, sehingga anggota Buser Reskrim Polres Bolmong terpaksa menghadiahi timah panas di kaki kirinya. (mg-01/ady)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here