7 Mei Jadwal Lebaran Ketupat di Buyat Boltim
BOLMORA.COM , BOLTIM – Tradisi yang paling ditunggu dan terus di lestarikan di wilayah paling utara Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yakni Lebaran Ketupat di desa Buyat bersatu, dipastikan akan sangat meriah.
Hal ini dikatakan oleh Sangadi Buyat Dua Ramadan Mamangge saat dikonfirmasi Bolmora.com, Senin (18/4/2023) kemarin.
“Jadwal dari Pemerintah Daerah (Pemda) sudah ada, untuk Kecamatan Modayag-Mooat Sabtu 29 April, Kecamatan Kotabunan hari Minggu 30 April, dilanjutkan Kecamatan Motongkad Senin 1 Mei, pada Selasa 2 Mei adalah jadwal Kecamatan Tutuyan, kemudian Rabu 3 Mei di Kecamatan Modayag Barat, Sabtu 6 Mei jadwal Kecamatan Nuangan dan di terakhir atau penutup adalah jadwal Buyat bersatu pada hari Minggu 7 Mei 2023,” Jelas Ramadan.
Dirinya mengungkapkan, khusus Ketupatan di Buyat bersatu dipastikan akan dibuat sangat meriah.
“Sebelum di mulai rencananya akan dibuka dengan dana-dana massal dari 6 desa Buyat bersatu, kemudian prosesi makan bersama masyarakat dan pengunjung yang datang. Nantinya juga ada Live Music, Panjat Pinang dan masih banyak lagi kegiatan lainnya yang dikoordinir langsung oleh remaja masjid Buyat bersatu,” Ungkap Ramadan.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Sangadi Buyat Satu Chandra Setiawan Modeong. Menurutnya, perayaan Ketupat di Buyat bersatu pada tahun 2023 ini akan menghadirkan hal-hal baru.
“Berbagai acara akan ditampilkan untuk mengisi kemeriahan Perayaan Ketupat dan sebelumnya kami mohon maaf karena dipastikan arus lalulintas akan terganggu. Tapi, jangan khawatir, semua orang yang lewat di Buyat akan disiapkan makanan. Jadi kalau macet jangan takut akan kelaparan di jalan,” Terang Chandra.
Chandra menambahkan, kegiatan ini juga sekaligus dirangkaikan dengan Halalbihalal untuk masyarakat Buyat bersatu.
“Ketupat yang rutin kita laksanakan setiap tahun ini juga merupakan momen Halalbihalal bagi semua masyarakat Buyat bersatu dan sekitarnya. Semua bertemu disini dan saling bermaaf-maafan di momen Lebaran 1444 Hijriah,” Tutup Chandra.
(RG)



