Kotamobagu

Bacakan Sambutan Wali Kota, Rafiqah Berharap Duta Genre 2021 Bisa Membawa Output yang Baik

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Asisten II Setda Kota Kotamobagu Sitti Rafiqah Bora menegaskan bahwa, program Genre didasarkan pada komposisi jumlah usia remaja yang memiliki berbagai permasalahan dalam kehidupan. Olehnya, berbagai masalah sekitar remaja diera milenial yang jauh lebih kompleks, seperti seks pra nikah, aborsi, nikah dibawah umur, infeksi menular seksual, napsah, HIV-AIDS, pernikahan dini dan berbagai permasalahan remaja lainnya, perlu dikelola dengan baik.

“Berbagai permasalahan remaja tersebut harus dikelola lewat program Genre. Salah satunya melalui program generasi berencana. Ke depan, kita harus fokus dalam pembentukan karakter generasi muda. Agar menjadi remaja tangguh yang mampu berkontribusi dalam pengembangan pembangunan daerah kita tercinta,” ujar Rafiqah, saat membacakan sambutan wali kota, pada kegiatan pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) tahun 2021, yang digagas Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB), di  aula kantor wali kota, Sabtu (3/4/2021) malam.

Dijelaskan, pembangunan kependudukan keluarga berencana (KB) dan pembangunan keluarga adalah program strategis dalam rangka penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan berkarakter dimasa yang akan datang.

“Upaya untuk mewujudkan remaja yang berkualitas merupakan tantangan tersendiri dalam pembangunan. Sehingga, sangat diperlukan adanya suatu program untuk menangani permasalahan pada remaja, demi menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja,” sebutnya.

Diingatkan pula kepada seluruh remaja, untuk terus menggali potensi dan bakat dalamdiri.

“Jadilah remaja yang mau belajar dari kegagalan, dan tidak mudah berpuas diri saat berhasil meraih prestasi,” imbau Rafiqah.

Disampaikan juga agar para remaja menjauhi pergaulan negatif dan tidak lupa menyaring segala informasi yang masuk.

“Ambil baik dan buang yang buruk. Saya berharap, adik-adik yang terpilih menjadi Duta Genre 2021 bisa membawa output yang baik. Entah itu dalam skala provinsi atau bahkan nasional. Duta Genre harus bisa menjadi patron dan contoh yang baik bagi remaja daerah untuk terus berkarya, meskipun di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Tak lupa, Rafiqah menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, yang tidak sempat menyampaikan sambutan pemerintah secara langsung, karena sedang menghadiri pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) tingkat Kota Kotamobagu.

“Saya atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta duta Genre tahun 2021, yang berhasil lolos ke babak grand final. Insha Allah, kerja keras dari adik-adiku sekalian, mulai dari tahap awal proses karantina hingga saat ini dapat membuahkan hasil yang diharapkan, serta dapat membawa nama harum Kota Kotamobagu, bukan hanya di tingkat provinsi, tapi juga di tingkat nasional,” ucapnya.

Sebagai informasi, Wali Kota Tatong Bara, menyempatkan diri untuk hadir di tempat acara Grand Final Duta Genre, usai menghadiri pembukaan STQH tingkat Kota Kotambagu. Bahkan sempat mengajukan pertanyaan kepada finalis Duta Genre Kota Kotamobagu.

(*/Gnm)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button