Enam Warga di Kecamatan Passi Timur Jalani Rapid Test
BOLMORA.COM, BOLMONG — Enam warga Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menjalani rapid test. Hal ini dilakukan Tim Pencegahan Covid, karena keenam warga ini merupakan santri yang datang dari jawa.
Kepala Dinkes Bolmong melalui Bidang Pencegahan Penyakit Yusuf Detu mengatakan, hasil tes keenam siswa pesantren dari jawa ini menunjukan non-reaktif.
“Alhamdulillah, hasil test semuanya non reaktif,” ujar Detu. Senin (27/4/2020).
Pun demikian, kata Detu, keenam siswa tersebut tetap menjalani isolasi sesuai protokol Covid-19.
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow menegaskan semua warga dari daerah transmisi lokal yang masuk Bolmong harus menjalani isolasi selama lebih dari 14 hari.
“Harus isolasi 30 hari di Bolmong” kata bupati beberapa waktu lalu.
Menurut Yasti, tak dibenarkan warga dari daerah pandemi covid yang datang dan keluar Bolmong.
Ia meminta para Sangadi untuk selalu mengawasi pergerakan warga dari daerah pandemi covid yang masuk ke Bolmong.
“Harus data dan awasi warga yang masuk kemari,” tegas bupati.
Sementara itu, Kabid Yusuf Detu mengatakan, warga yang datang dari daerah pandemi tak perlu repot untuk ke Puskesmas.
“Tinggal hubungi Sangadi, kami akan terjunkan tenaga medis untuk memeriksa di rumah,” terang Yusuf.
(Agung)



