Bolmong

ODP di Kabupaten Bolmong Mulai Berkurang

BOLMORA.COM, BOLMONG – Notifikasi Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Meski data sebelumnya mengalami lonjakan sebanyak 16 orang, Minggu (05/04). Namun sehari kemudian, Senin (06/04) penurunan ODP sebanyak 6 orang, sehingga total saat ini hanya terdapat 10 ODP saja.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong melalui Bidang Pencegahan Penyakit (P2) Yusuf Detu mengatakan, penurunan 6 ODP tersebut karena sudah tidak menunjukan gejala.

“Mereka sudah melewati proses pemeriksaan kesehatan dan isolasi selama 14 hari, selama isolasi mereka tidak menunjukan gejala apa pun,”ujar Detu, Senin (6/4/2020)

Detu menjelaskan, pada dasarnya ditetapkan notifikasi ODP pada seseorang yang memiliki satu gejala ringan yang mirip gejala Covid-19.

“Jadi masyarakat harus pahami ditetapkan ODP itu ketika ada gejala ringan, berbeda dengan pelaku perjalanan di wilayah zona merah yang terjangkit Covid-19, mereka diberi notifikasi orang riwayat perjalanan atau ORP,”jelas Detu.

Menurut Detu, pihak Dinkes Bolmong terus melakukan pencegahan dengan memperkuat petugas kesehatan di lapangan.

“Tugas mereka selain memeriksa kesehatan mereka juga melakukan pendataan terhadap warga yang apabila memiliki riwayat perjalanan di wilayah zona merah,”tukas Detu.

Data yang dihimpun dari Dinkes Bolmong, saat ini ODP menyisahkan 10 orang diantaranya, Kecamatan Sangtombolang 1 Orang, Dumoga Barat 3 Orang, Dumoga Timur 1 Orang ,  Kecamatan Lolak 3 Orang, Passi Barat 1 Orang, dan Lolayan 1 Orang. Sementara untuk pelaku perjalanan atau ORP mengalami peningkatan sebanyak 555 orang.

(Agung).

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button