UPTD Kotabunan Gelar Penggalangan Komitmen Lintas Sektor Peningkatan Mutu dan Kinerja
BOLMORA.COM, BOLTIM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten
Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui UPTD Puskesmas Kotabunan, menggelar kegiatan
Penggalangan Komitmen Lintas Sektor untuk peningkatan mutu dan kinerja dalam
rangka Re-Akreditasi.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan donor darah itu dilaksanakan di halaman
Puskesmas Kotabunan, Selasa (30/4/2019).
Pertemuan lintas sektor ini turut dihadiri
Bendahara KNPI Boltim Fuad Landjar SH, Camat Kotabunan Rahman Hulalata,
perwakilan dari Danramil 1203-05 Kotabunan, Sangadi Kotabunan Selatan Rengga
Paputungan, Sangadi Bulawan Sulaeman Lendongan bersama aparat desa, Sangadi
Paret Timur Hairun Manangin, Aparat Desa Kotabunan, Ketua MUI Boltim Kusdi
Ismail, Dokter dan staf Puskesmas Kotabunan, serta para kader kesehatan di
wilayah Kecamatan Kotabunan.
Pantauan media ini, kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya
selanjutnya pembacaan do’a yang dibacakan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia
(MUI) Kabupaten Boltim Ustadz Kusdi Ismail.
Terkait Re-Akreditasi, pada kesempatan itu Camat Kotabunan Rahman Hulalata
mengatakan, jika merujuk pada komitmen awal di mana sama-sama berusaha dengan
penuh ikhlas dan berusaha untuk menjadikan Puskesmas Kotabunan akan mendapatkan
paripurna, pasti semua akan teratasi.
“Jika kita sama-sama berusaha dengan penuh ikhlas untuk menjadikan Puskesmas
Kotabunan akan mendapatkan paripurna, pasti semua akan teratasi,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boltim Eko Marsidi, dalam
sambutannya menegaskan terkait Re-Akreditasi harus ada revolusi mental. Dia pun
menekankan kepada staf di Puskesmas Kotabunan jika tidak mampu bekerja, lebih
baik mundur.
“Mundur lebih terhormat daripada kerja
tidak berguna,” tegas Marsidi.
Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Kotabunan dr Marzuki Abdul mengatakan,
Puskesmas Kotabunan dengan Puskesmas lain yang sudah terakreditasi, perbedaannya
tidak Signifikan.
“Perbedaannya hanya beda-beda tipis. Hanya
saja, di sini (Puskesmas Kotabunan-red) kami dituntut harus disiplin,”
ujar Marzuki.
Menurutnya, komitmen itu bukan hanya disiplin, tapi etika serta pelayanan harus
ditingkatkan.
“Kami juga sudah berinovasi. Di mana
program-program yang tidak tercapai, itu yang kami inovasi,” ungkapnya.
Dipenghujung kegiatan, dilaksanakan penandatangnanan penggalangan komitmen kawasan
tanpa rokok untuk wilayah Puskesmas Kotabunan, serta penyerahan piagam bagi
staf Puskesmas Kotabunan atas pengabdian selama 20 tahun, yang diserahkan
langsung oleh Kadis Kesehatan Eko Marsidi, serta dilanjutkan dengan peresmian
ruangan tempat bermain anak.
(ayax vay)



