Ini yang Diungkapkan Yasti Saat Kunjungan Menteri Desa PDTT
BOLMORA, BOLMONG – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, merasa heran dengan Dana Desa (Dandes) di daerah yang dipimpinnya. Pasalnya, untuk tahun 2018 ini, Dandes di Kabupaten Bolmong mengalami penurunan. Hal ini diungkapkannya di depan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo, saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) di D’Talaga resto, jalan Babuk, Kecamatan Lolayan,
“Pak menteri mungkin harus tahu bahwa saya juga heran karen di tahun 2018 ini Dandes Kabupaten Bolmong turun. Saya tidak tahu apa penyebabnya, padahal desa-desa kita sangat luas. Satu desa di sini (Bolmong) sama dengan satu kecamatan yang ada di Jawa yang luas wilayahnya. Jadi, kalau Rp1 Miliar mungkin kurang untuk pembangunan infrastruktur di setiap desa yang ada di Bolmong,” ungkap Yasti, di depan masyarakat dan Menteri Desa PDTT, Kamis (12/4/2018).
Dikatakan, Pemkab Bolmong sudah siap dengan Anggaran Dana Desa (ADD) 10 persen yang dipersyaratkan.
“Kami sangat siap walaupun satu desa Rp2 Miliar, kami sangat siap. Karena itu akan membangun masyarakat kita mulai dari desa,” ujarnya.
Menurut Yasti, dirinya sudah menyiapkan dua hingga tiga desa untuk dikunjungi Menteri Desa PDTT.
“Satu hal lagi pak menteri, sebenarnya kami sudah siapkan dua hingga tiga desa untuk dikunjungi pak menteri, terkait Prukades dan padat karya. Tetapi, kami paham kalau waktu pak mentri sangat singkat. Tapi tidak apa-apa, inshaa Allah lain waktu pak menteri akan tinjau desa-desa di Kabupaten Bolmong,” harapnya.
Dalam kesempatanitu juga, bupati perempuan pertama Kabupaten Bolmong ini menyampaikan bahwa mulai tahun 2018 ini, pengelolaan Dandes di Bolmong sudah menggunakan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).
“Saya baru dilantik kurang lebih 10 bulan. Oleh sebab itu, tahun kemarin (2017) kita belum pakai Siskeudes. Sebab, pada saat saya dilantik anggaran sudah berjalan. Jadi, mulai tahun ini kita menggunakan Siskeudes,” terang Yasti, sembari menyampaikan, atas nama masyarakat dan jajaran Pemkab Bolmong mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tinginya kepada Menteri Desa PDTT dan seluruh rombongan dari Jakarta.
“Inshaa Allah, kita bisa memanfaatkan kehadiran pak menteri ini untuk bisa mendapatkan anggaran yang banyak di Kabupaten Bolmong,” imbuhnya.
Sementara itu, Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, berjanji akan memberi dana tambahan bagi 10 BUMDes yang ada. Nantinya, ada 10 Bumdes terbaik mendapat dana stimulan sebesar Rp50 juta, untuk setiap BUMDes.
“Dana tersebut diharapkan akan mampu menunjang pengelolaan Bumdes. Selain itu 10 Bumdes terbaik akan diberangkatkan ke Desa Ponggo untuk melakukan studi banding (Stuban),” ucap Eko.
Tampak acara berjalan dengan baik. Bupati bersama rombongan disambut dengan tarian. Dalam acara kunjungan kerja Menteri Desa PDTT yang dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pengembangan produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades) di Kabupaten Bolmong itu, turut dihadiri Sekretaris Daerah Tahlis Gallang, Kapolres Bolmong AKBP Gani F Siahaan, Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Sigit Dwi Cahyono, pimpinan SKPD, dan unsur Forkopimda.(agung)



