Pemkab Bolmong Ketambahan DAK Sebesar 130 Miliar
BOLMORA, BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), pada tahun 2018 ini mendapat tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar 100 persen dari pemerintah pusat.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bolmong melalui Kabid Analisis Pembangunan, Pengendalian, Monitoring dan Evaluasi Anhar Pasambuna, ketambahan DAK tersebut tak lepas dari lobi Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, yang terus berjuang untuk pembangunan di daerah lumbung beras ini.
“Ya, tahun lalu Bolmong hanya nendapat DAK sebasar Rp60 Miliar. Namun, berkat lobi dan jaringan yang dibangun ibu bupati ke pemerintah pusat, maka tahun ini kita mendapat DAK sebesar Rp130 Miliar,” ungkap Anhar, Rabu (4/4/2018).
Dijelaskan, sejak dirinya dilantik sebagai Kabid, pihaknya telah melakukan pertemuan di Provinsi, dan mereka minta penjelasan soal ketambahan DAK fisik dua kali lipat dari pemerintah pusat tersebut.
“Saya sudah menjelaskan secara detail terkait ketambahan dan proses sampai pusat menambah dana DAK fisik di Bolmong. Semua juga lobi, dan jaringan yang dibangun oleh bupati. Apalagi, bupati merupakan mantan anggota DPR RI,” tutur dia.
Saat ini lanjut Anhar, pihaknya telah meggelar rapat evaluasi dengan Perangkat Daerah (PD) yang menggunakan DAK fisik tersebut.
“Ada 14 PD yang saya undang dalam rapat tersebut, yakni Dinas Pendidikan, Pertanian, Perkebunan, PU dan Tata Ruang, Kesehatan, Dinsos serta Dinas Koperasi dan UKM,” bebernya.
Ditambahkan, hasil rapat evaluasi dan capaian progres dari setiap perangkat daerah sudah 80 persen, dan ini tugasnya untuk mengontrol serta mengevaluasi capaian dari perangkat daerah yang mendapat DAK fisik 2018. “Jadi, saya berharap progres capaian tahun ini harus 100 persen. Agar, tahun depan DAK fisik akan bertambah atau minimal bertahan,” imbuhnya.
Untuk tahun 2019, telah diusulkan ditambah dua menu untuk DAK fisik, yakni perpustakaan dan gelanggang olahraga. Namun, masih bernaung di Dinas Pendidikan.
“Pekan depan, realisasi pencapaian triwulan I RKPD di semua instansi tuntas. Ini sebagai aplikasi e-Monev yang sudah diterapkan di Bolmong,” jelas Anhar.(agung)



