Boltim

Gunakan Sistem Pengolahan RO, Depot Isi Ulang San-3 Ponpes Miftahul Khoir Buyat Laris Manis

BOLMORA.COM , BOLTIM – Kebutuhan asupan cairan (air minum) setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, berat badan, penyakit, hingga iklim. Kebutuhan air pada bayi atau anak-anak dan lanjut usia tentunya lebih sedikit dibanding orang dewasa sehat. Normalnya, remaja dan orang dewasa sehat perlu minum air putih 8 gelas per hari atau dua liter.

Kebutuhan inilah yang dimanfaatkan oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khoir Tebuireng VII Buyat, dengan mendirikan depot air minum yang diberi nama Depot San-3.

Namun, pengolahan air di Depot San-3 tak seperti depot isi ulang lainnya, terutama di wilayah Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Depot ini, menggunakan pengolahan air dengan sistem Reverse Osmosis (RO) atau Osmosis Terbalik. RO adalah suatu sistem pengolahan air dari air yang mempunyai konsentrasi tinggi melalui membran semipermiabel menjadi air yang mempunyai konsentrasi rendah (encer) dikarenakan adanya tekanan osmosis.

Depot isi ulang San-3 Pondok Pesantren Miftahul Khoir Tebuireng VII Buyat

“Dengan pengolahan air sistem RO yang kita punya, dari air baku sebanyak 100 liter, setelah di proses tinggal menjadi 40 liter. 60 liter sisa air lainnya dibuang,” Ungkap penanggung jawab Depot San3, Adjie Melangi.

Dirinya menerangkan, sistem pengolahan RO ini merupakan bantuan yang diterima Pondok Pesantren dari Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2021.

“Kualitas produksi air isi ulang kita benar-benar terjamin, dan ini juga berdasarkan pemeriksaan Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Bahkan, hasil uji laboratorium, kualitas air minum kita lebih baik dari kebanyakan air mineral yang dijual secara umum,” Terang Adjie.

Namun lanjut Adjie, karena keterbatasan mesin (peralatan) , pihaknya hanya bisa memproduksi 100 galon setiap harinya.

“Produksi kita baru bisa melayani Buyat bersatu karena hanya 100 galon setiap hari. Ini pun permintaan kami batasi agar semua pelanggan bisa terlayani. Untuk harga hanya Rp 5.000 per galon, namun kualitas melebihi air minum isi ulang merek terkenal yang berharga Rp 25.000,” Jelasnya.

Dirinya menambahkan, kedepan Ponpes berencana menambah alat RO agar produksi otomatis bisa meningkat.

“Permintaan sangat banyak dan produksi terbatas, itulah kenapa kita berencana untuk kembali menambah peralatan untuk meningkatkan produksi. Saat ini kita mempekerjakan 4 karyawan, dan pastinya jika peralatan ditambah, karyawan juga harus bertambah,” Tutup Adjie.

(RG)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button