Pemkab Bolmong Segera Berlakukan Buka Tutup Akses Masuk

BOLMORA.COM, BOLMONG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Pemkab) menyiapkan skenario pengamanan wilayah untuk mencegah masuknya virus corona (Covid-19)
Plt Asisten I Pemkab Bolmong Dekker Rompas mengatakan, pihaknya segera membangun pos terpadu di perbatasan Bolmong dan Minsel.
“Petugas kesehatan di pos tersebut akan memeriksa setiap warga yang hendak masuk Bolmong,” kata dia.
Ungkapnya, jika ada pengendara yang kedapatan mengalami masalah kesehatan seperti gejala pada Codiv 19 di pos tersebut, maka pengendara akan dilakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan di RSUD Datoe Binangkang.
“Di pos tersebut nantinya ada para petugas kesehatan dengan APD lengkap akan jadi ujung tombak posko tersebut. Mereka juga dibantu oleh unsur Polri, TNI, Sat Pol PP dan unsur terkait lainnya,” kata dia.
Dikatakannya, skenario pengamanan wilayah yang akan dibuat adalah pembatasan jam masuk kendaraan. Jalur ditutup pada pukul 10 malam hingga jam 6 pagi.
“Kendaraan yang boleh melintas sembarang waktu adalah yang memuat BBM, sembako serta untuk keperluan kesehatan,” kata dia.
Menurut dia, dalam rapat antara pihak Pemkab dan polisi serta TNI yang melahirkan putusan itu, dalam rapat tersebut dikatakannya, sempat mengemuka opsi karantina wilayah. Tapi opsi tersebut dipertimbangkan karena jalan raya Bolmong merupakan jalur trans sulawesi.
“Nanti APD untuk yang menjaga post sudah ada baru rencana ini akan diterapkan,” kata dia.
Sebut dia, pihaknya masih menanti kiriman APD yang dipesan. Jumlah APD di Bolmong memang sangat sedikit.
“Tenaga kesehatan di pos perlu dilengkapi APD,” kata dia.
Diketahui, jumlah warga luar Sulut di wilayah pendemi Covid 19 yang masuk Bolmong terus bertambah. Data terakhir Dinas Kesehatan Bolmong menyebut ada 266 warga yang masuk notifikasi ORP (Orang Riwayat Perjalanan). Di Bolmong.
(Agung)



