Lakukan Kunker ke Sejumlah Wilayah Kecamatan, Bupati Marah dengan Pelayanan Buruk Puskesmas Onggunoi

0
446
Lakukan Kunker ke Sejumlah Wilayah Kecamatan, Bupati Marah dengan Pelayanan Buruk Puskesmas Onggunoi
Bupati Bolsel Iskandar Kamaru saat menyampaikan sambutan
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLSEL – Banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di sejumlah Puskesmas yang ada di Kabupaten Bolsel, membuat Bupati Iskandar Kamaru marah. Hal tersebut terungkap saat bupati melakukan kunjungan kerja di wilayah-wilayah kecamatan, yang dimulai Senin (4/3/2019).

“Banyak keluhan yang masuk soal pelayanan kesehatan di Puskesmas-Puskesmas. Saya minta kepala-kepala Puskesmas jangan anggap enteng dengan persoalan pelayanan kesehatan,” tegas Iskandar.

Adapun pada agenda kunjungan kerja ke wilayah-wikayah kecamatan tersebut, bupati menjelasakan bahwa tujuannya untuk pembinaan dan pemantapan kerja di wilayah tahun 2019.

“Terkait urusan pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan, saya akan  sangat tegas kepada para sangadi, kepala-kepala Puskesmas dan kepala-kapala sekolah,” ujarnya.

Kunjungan kerja bupati yang diisi dengan diskusi ‘rakyat bertanya bupati menjawab ini’ sudah berjalan sejak dua hari, (Senin 4 Maret-Selasa 5 Maret 2019) ini berjalan lancar.

Meski baru dua hari melakukan kunjungan, masing-masing di Kecamatan Pinolosian Induk, Pinolosian Timur dan Pinolosian Tengah, namun bupati sudah mencatat dan merespon berbagai usulan dan keluhan masyarakat atas pelayanan yang tidak maksimal.

Salah satu respon bupati yakni laporan masyarkat atas pelayanan Puskesmas saat mengecek kehadiran kepala Puskesmas, kepala sekolah dan aparat desa, sebagaimana pada kunjungan di Kecamatan Pinolosian Timur, yang dilangsungkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) di Desa Dumagin B, Kecamatan Pinolosian Timur.

“yang saya tahu, diundang dalam kegiatan ini adalah para kepala dan aparat desa Kepala Puskesmas dan kepala sekolah, makanya saya akan cek peserta yang hadir,” kata Iskandar.

Kemarahan bupati pun muncul saat mengecek kepala kehadiran. Di mana, kepala Puskesmas Onggunoi tidak hadir, serta tidak ada staf yang mewakili.

“Tiga hal penting yang saya sampaikan pada kegiatan ini yakni penggunaan ADD, Dandes, pengelolaan dana Bos dan Kapitasi, serta BOK. Bagaimana informasinya akan sampai, sedangkan staf Puskesmas saja tidak ada yang hadir. Ini saya sampaikan untuk semua kepala Puskesmas. Sekali lagi, saya sampaikan kepada kepala Puskesmas jangan pandang enteng. Saya sudah banyak menerima keluhan masyarkat atas pelayanan yang buruk. Salah satunya Puskesmas Onggunoi ini sudah masuk di telinga saya. Kalau alasan tidak ada dokter, maka bukan berarti tidak ada pelayanan,” pungkasnya.

Bupati menegaskan akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan, dan memerintahkan segera mengisi dokter di Puskesmaa Onggunoi.

“Terkait dengan pelayanan masyarakat, baik kepala desa, Puskesmas dan kepala sekolah, saya minta berikan pelayan tampa membedakan satu sama lain, kecuali mereka memang tidak mau dilayani,” pinta Iskandar.

(*/gnm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here