Isak Tangis Keluarga di RSUD Menunggu Jenazah Korban PETI Maut Bakan
BOLMORA.COM BOLMONG – Ambruknya Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Maut di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong pada Selasa malam lalu, mengakibatkan sejumlah penambang meregang nyawa.
Pantauan BOLMORA.COM, hingga pukul 17:00 WITA, beberapa pihak keluarga korban PETI Bakan Tampak masih menunggu di parkiran. RSUD Kotamobagu untuk menunggu jasad keluarga mereka.
Sejumlah pihak keluarga yang hadir tampak masih sedih. Ada pula di antara mereka yang tak sanggup menahan air mata.
Irman Mokoagow warga Desa Tanoyan, Kecamatan Lolayan, satu di antara puluhan keluarga yang menunggu di RSUD, berharap kakak kandungnya atas nama Samsul Mokoagow yang menjadi salah satu korban di PETI bakan bisa segera di evakuasi.
“Kami sudah tiga hari di sini menunggu kakak saya yang menjadi salah satu korban ambruknya PETI Bakan. Semoga hari ini kaka saya sudah bisa dievakuasi dan tiba di RSUD agar bisa di bawa pulang,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan, saat ini pihak keluarganya juga membawa pemuka agama di RSUD.
“Kami juga membawa pemuka agama untuk memandikan mayat secara agama di lokasi RSUD,” katanya.
Diketahui, saat ini evakuasi korban tertimbun material masih terus diupayakan. Di mana satu alat berat dikerahkan ke lokasi, meski kondisi medan sangat terjal.
(agung)



