Bolmong

Ribuan Umat Hindu di Bolmong Laksanakan Ritual Malesti

BOLMORA, BOLMONG – Umat Hindu di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) siap menyambut Hari Raya Nyepi, yang jatuh pada 17 Maret pekan ini. Mengapa tidak, Ritual Malesti yang melupakan salah satu rangakaian penyambutan Hari Raya Nyepi, mulai dipersiapkan ribuan umat Parisada Hindu di Desa Mopugad dan Mopuya Utara, Kecamatan Dumoga Utara, Rabu (14/3).

Umat Hindu mulai memadati Pura Tirta sejak pukul 07.30 WITA, yang letaknya sekira 3 kilometer dari pemukiman. Diiringi gamelan lengkap dengan sesembahan dari rangkaian bunga dan buah, warga pun langsung mengambil tempat di Pura yang letaknya di perbukitan.

Ketua Parisada Desa Mopugat, I. Nengah Puji menjelaskan, menurut keyakinan umat Hindu, Melasti bermakna menghilangkan kotoran diri dan jagat raya yang disimbolkan dengan membesihkan benda yang disucikan, seperti arca, pratima, nyasa, dan pralingga sebagai wujud atau sthana Ida Sang Hyang Widi Wasa dengan segala manifestasi-Nya.

Dikatakan, bagi umat Hindu yang tinggal di dekat laut, bisa melakukan ritual Melasti di laut. Sedangkan umat yang tinggal jauh dari laut, bisa melakukan ritual di sumber mata air terdekat.

“Sebelumnya, kami telah melakukan servei dan melakukan pengujian terhadap mata air di sini. Hasilnya, air di sini masih bersih dan belum terkontaminasi,” ungkap Nengah.

Kata dia, sebelumnya umat parisede Hindu Dharma Desa Mopugat melakukan ritual Melasti dengan cara berpindah-pindah tempat, bahkan pernah melakukan ritual Melasti di pantai Modisi, Bolmong Selatan.

“Pura ini mulai dibangun sekitar tahun 1985,” sebutnya.

Setelah menggelar ritual Melasti di Pura Tirta, mereka kemudian kembali ke pura yang berada di desa masing-masing, untuk melanjutkan ibadah.(agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button