Boltim

Alat Perekam e-KTP Sering Rusak, Pelayanan Jadi Terhambat

BOLMORA, BOLTIM – Peralatan pendukung program Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pemkab Bolaang Mongondow Timur (Boltim), banyak mengalami kendala. Seperti peralatan iris mata atau perekam kamera dan alat untuk tanda tangan elektronik yang sering mengalami kerusakan. Kondisi ini pun membuat pelayanan e-KTP terganggu.

Pantauan media ini, pada Senin (12/3), akibat alat perekam e-KTP mengalami kerusakan, maka pelayanan terhambat. Warga yang sudah jauh-jauh datang dari wilayah Kecamatan Modayag, dan Kecamatan Nuangan terpaksa harus pulang.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pemkab Boltim Rusmin Mokoagow, ketika dikonfirmasi mengakui bahwa saat ini sudah banyak peralatan e-KTP yang rusak. Bahkan jaringan internet sering mengalami gangguan.

“Kerusakan alat perekam sering terjadi. Begitu pun ganguan jaringan terjadi dari server pusat, sehingga program e-KTP terhambat,” kata Rusmin.

Namun kata dia, untuk pembuatan kartu keluarga (KK), akta kelahiran dan akta kematian tetap jalan, karena blankonya sudah tersedia.

“Pelayanan KK dan akta kelahiran tidak ada hambatan. Warga yang akan buat KK dan akta silahkan datang, karena petugas Dukcapil selalu melayani. Hanya saja, warga yang datang harus membawa data yang lengkap supaya tidak bolak-balik, ” terangnya.

Senada dikatakan operator mesin e-KTP, Ade Sa’ih. Ia mengakui bahwa hampir setiap hari sistem jaringan internet mengalami gangguan, sehingga pelayanan tidak maksimal.

“Sistem jaringan internet kerap mati. Diduga akibat sering terjadi pemadaman listrik. Namun, untuk pembuatan administrasi lain, seperti KK tidak ada kendala, warga silahkan datang di Dukcapil, kami pun siap melayani, ” imbhnya.(ayax vay)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button