H2M Berikan Bantuan kepada Warga Terdampak Banjir di Kotamobagu
BOLMORA, POLITIK – Ucapan syukur dan banyak terima kasih disampaikan sejumlah kepala keluarga (KK) yang rumahnya terdampak banjir akibat luapan air sungai Itotoka, tepatnya di RT 12, Lingkungan III, Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamoagu Barat.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan kepada Hi. Herson Mayulu, S.I.P (H2M), tidak lain adalah Bupati Kabupaten Bolsel, yang dengan ikhlas memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir, di bantaran sungai Itotoka, kompleks pekuburan umum Kelurahan Mogolaing itu.
“Kami terharu dan menyampaikan banyak terima kasih kepada pak Herson, yang sangat peduli dengan kondisi kami di sini. Bantuan yang diberikan sangat berarti dan membantu kami warga yang mendapat musibah,” ujar Tanti Ginano, saat menerima bantuan bersama warga lainnya, yang juga rumahnya terdampak banjir.
Sementara itu, H2M yang juga calon anggota DPR RI Dapil Sulut, melalui perwakilan Widy Mokoginta mengatakan, bantuan yang diberikan adalah bentuk kepedulian dan keikhlasan dari H2M, untuk membantu warga yang tertimpa musibah.
“Memang, bantuan ini tak seberapa, tapi jangan dilihat dari besaran bantuan yang diberikan. Ini adalah amanah dan wujud kepedulian pak Herson kepada warga di Kota Kotamobagu yang mengalami musibah,” ujarnya.
Dikatakan, H2M menitipkan salam kepada warga agar kiranya bersabar dan tabah menghadapi musibah disebabkan oleh gejala alam yang tidak bersahabat.
“Bapak titip salam. Inshaa Allah, bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban saudara-saudara yang tertimpa musibah,” ucap Widy, juga Ketua Tim H2M For DPR RI.
Penyerahan bantuan berbentuk bahan makanan berupa beras, air mineral dan mie instant tersebut, juga turut dihadiri oleh sejumlah Tim H2M For DPR RI.
Data yang dirangkum media ini, hujan deras yang terjadi kurang lebih 2 jam Minggu (4/3/2018) sore tadi, mengakibatkan sejumlah wilayah di Kota Kotamobagu terendam banjir. Di Kelurahan Mogolaing khsusunya di RT.12, Lingkungan III, sedikitnya empat rumah warga yang berada di bantaran sungai terdampak banjir. Terpantau, dua rumah milik keluarga Abdul Adjis Ginano dan Rusmiati Mongilong, tergenang air hingga setinggi pinggang orang dewasa. Sedangkan satu rumah lainnya, milik Etman Daud, mengalami kerusakan cukup parah di bagian dapur, bahkan sejumlah bagian dinding dan peralatan dapur terbawa arus sungai. Sementara rumah milik Bam Makalalag, hanya mengalami kerusakan kecil, namun seluruh peralatan dapur rusak karena tergenang air.
(gnm)



