✨"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

Boltara

Ini Harapan Plt Bupati Bolmut Saat Membuka Pelatihan SGI Master Teacher

BOLMORA, BOLMUT – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Suriansyah Korompot, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Sekolah Guru Indonesia (SGI), yang bertempat di gedung SDN 1 Boroko, Minggu (4/3/2018).

Dalam sambutannya Plt Bupati mengatakan, kualitas pendidikan khususnya di Bolmut harus sesegera mungkin ditingkatkan. Namun, semua bisa terlaksana tergantung dengan kualitas gurunya. Sebab, seorang gurulah yang mempunyai pengaruh penting dalam proses pembelajaran. Guru yang berinterakasi secara langsung bersama siswa, hingg mendidik mereka menjadi manusia yang seutuhnya.

“Dengan adanya penambahan/upgrade ilmu, maka pengembangan profesionalitas guru akan meningkat, sehingga terciptanya pembelajaran yang berkualitas. Semoga guru yang ada di Bolmut bisa ikut serta dalam pelatihan ini,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Fasilator Master Teacher Ulfah Hasimbuan mengatakan, SGI membuka kesempatan bagi guru-guru di Bolmut untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi mengajar.

“Di tahun 2018 ini, SGI membuka pendaftaran program SGI Master Teacher di lima provinsi, yaitu Kabupaten Aceh Singkil, Provnsi Aceh, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provnsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, dan Juga Kabupaten Bolmut di Sulut,” ungkap Ulfah.

Dijelaskan, SGI Master Teacher adalah pelatihan dan pembinaan guru intensif dengan tujuan membentuk guru yang berjiwa pendidik, pengajar, dan pemimpin yang dilakukan setiap pekan selama tiga bulan. Katanya, pelatihan ini gratis. Adapun keuntungan pertama mengikuti SGI Master Teacher, ialah tergabung dalam 1.500 aktivis SGI, juga ada pelatihan oleh trainer berpengalaman.

“Nantinya ada pembinaan, coaching, dan konsultasi saat dan pasca program. Guru bisa memiliki pengalaman merancang, mempraktikan, dan merefleksi kegiatan belajar dan mengajar,” ujarnya.

Ulfah menambahkan, ada bimbingan penelitian tindakan kelas. Juga ada sertifikat berdurasi 100 jam dan berkesempatan menjadi trainer SGI.

“Kurikulum perkuliahan menggunakan pendekatan 85 persen praktik dan 15 persen teori. Teori meliputi kelas efektif, kelas kreatif, dan refleksi kelas,” terangnya.

Pelatihan tersebut fokus pada pembentukan karakter guru sebagai pendidik, dan pelatihan membangun paradigma baru seorang guru sebagai pemimpin.

“Kami meningkatkan mutu pembelajaran di kelas melalui kelas model dan penelitian tindakan kelas. Mereka menjadi Pelopor pembenahan budaya sekolah unggul, dimulai dari pembiasaan pada lingkup diri sendiri dan kelas ajar,” papar Ulfah.

Ia menambahkan, syaratnya harus Muslim atau Muslimah, Guru SD/MI. Usia maksimal 40 tahun, pendidikan minimal S1, dan berkomitmen mengikuti program, serta bersedia menjalankan program setelah pelatihan.

“Selain itu, tidak merokok selama menjalankan program, sehat jasmani dan  rohani, serta tidak dalam keadaan hamil. Mereka juga harus mendapatkan surat rekomendasi dari kepala sekolah,” pungkasnya.

Pantauan BOLMORA.COM, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bolmut Halifaks Olii, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdul Nazarudin Maloho, dan para suru SD/MI.(eko)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button