Warga Tonom Ditemukan Meninggal dalam Kondisi Tubuh Dipenuhi Ulat
BOLMORA, HUKRIM – Sunguh malang nasib Hans Kuhu (75), warga Desa Tonom Kecamatan Dumoga Timur, yang ditemukan meninggal dalam keadaan membusuk dan tubuh dipenuhi ulat di dalam gubuk tempat tinggalnya, Selasa (23/03/2017) sekira pukul 17:00 WITA.
Kapolsek Dumoga Timur IPTU Nico N. Tulandi, melalui Kanit Reskrim Aiptu Samad Danial mengatakan, jika melihat kondisi mayat tersebut, diperkirakan sudah meninggal sekitar lima atau enam hari lalu.
“Di sebagian jasad korban sudah dipenuhi ulat,” ungkap Samad.
Menurutnya, korban pertama kali ditemukan oleh kepala dusun 6 Desa Tonom Atas Fery Sakul (56), atas laporan dari tetangga korban Fen Pangalila (62), warga Desa Desa Tonom, yang mengaku mencium bau busuk.
“Awalnya dikira bau bangkai ayam, tapi setelah dicari sumber bau tersebut ternyata berasal dari rumah korban,” ujar Samad.
Setelah menghubungi kepala dusun, selanjutnya bersama-sama langsung mendatangi rumah korban, saat itu pintu rumah korban terkunci. Melihat hal tersebut, kepala dusun langsung mendobrak pintu rumah korban, dan ditemukan korban sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang di lantai dapur.
“Saat ditemukan mayat korban sudah membusuk, tubuh korban sudah membengkak, bahkan wajah korban sudah dikerumuni ulat,” jelasnya.
Menurut keterangan tetangga korban (Fen Pangalila), korban terakhir terlihat pada Jumat (17/3/2017) pukul 11.00 WITA. Saat itu korban datang berkunjung ke rumah Fen.
“Menurut tetangga korban, saat berkunjung ke rumahnya korban terlihat lemah dan sakit sakitan,” kata Samad lagi.
Dari keterangan warga, korban hanya tinggal sendirian di rumah, sementara anak-anaknya sudah menikah dan tinggal di desa Werdi Agung.
“Menurut keterangan anaknya, korban mengindap penyakit darah tinggi dan asam urat. Usai kita lakukan identifikasi mayat korban dan atas permintaan keluarga, jasadnya langsung dimakamkan pada malam hari ini. Mengingat kondisi korban sudah sangat membusuk,” pungkas mantan Kanit Reskrim Bintauna itu.(fitra)



