Raja Salman dan Presiden Jokowi Tanda Tangani 11 Pakta Persetujuan Kerja Sama
BOLMORA.COM, JAKARTA — Sebanyak sebelas pakta persetujuan kerja sama telah ditandatangani Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud bersama Presiden Rebuplik Indonesia Joko Widodo (Jokwi), pada awal kunjungan orang nomor satu di Arab Saudi di Indonesia, yang dijadwalkan selama sembilan hari.
Sebagaimana dilansir dari Voa Indonesia, kedua kepala negara ini, pada Rabu (1/3/2017), telah melakukan pembicaraan dan menandatangani 11 pakta, termasuk di dalamnya komitmen Arab Saudi untuk menyediakan US$1 miliar untuk dana pembangunan dan kerja sama memberantas kejahatan trans-nasional, seperti penyelundupan manusia, terorisme dan perdagangan narkoba.
Adapun perjanjian lain, di antaranya penghapusan hambatan perdagangan dan persetujuan baru antara perusahaan energi Saudi Aramco dan Pertamina, berdasarkan rencana yang sudah ada senilai $6 miliar, untuk memperluas kilang terbesar Indonesia di Cilacap.
Duta besar Arab Saudi untuk Indonesia mengatakan, kedua negara akan bekerja sama menanggulangi terorisme dan mengadakan pelatihan militer di masing-masing negara untuk melawan militan Negara Islam (ISIS). Pasalnya, Indonesia sendiri semakin khawatir dengan situasi keamanan, setelah beberapa serangan dalam setahun terakhir yang diduga dilakukan pendukung ISIS.
Diketahui, kunjungan Raja Arab Saudi ke Indonesia ini merupakan yang pertama dilakukan dalam hampir lima dekade. Dalam menyambut kunjungan Raja Arab Saudi, Pemerintah Indonesia mengerahkan 9.000 polisi dan tentara untuk pengamanan. Lalu lintas ditutup, dan para penembak jitu ditempatkan di sepanjang jalur yang dilewati konvoi Raja dari bandar udara ke Istana Bogor. Terlihat Ratusan anak memegang bendera Indonesia dan Arab Saudi menyambut kedatangan Raja.(voa/gnm)



