Toyota Highlander EV Resmi Meluncur, SUV Listrik Tiga Baris dengan Jarak Tempuh 515 Km

Toyota mengambil langkah berani dengan melahirkan Toyota Highlander EV sebagai generasi kelima yang sepenuhnya bertenaga listrik. Pabrikan asal Jepang itu menghentikan opsi mesin bensin dan hybrid pada model ini, lalu menggantinya dengan platform baterai murni. Strategi tersebut menegaskan komitmen Toyota mempercepat era elektrifikasi.
Highlander listrik Toyota menjadi model BEV keempat yang dipasarkan di Amerika Serikat. SUV tiga baris ini diproyeksikan menantang dominasi Tesla Model Y dan pemain besar lain di segmen kendaraan keluarga tanpa emisi.
Spesifikasi Kunci yang Langsung Mencuri Perhatian
Toyota membekali Highlander EV dengan jarak tempuh hingga 515 kilometer atau 320 mil. Mobil listrik tiga baris ini menawarkan dua pilihan baterai, yakni 77 kWh dan 95,8 kWh, serta opsi penggerak FWD dan AWD.
Fitur pengisian cepat memungkinkan baterai terisi dari 0 ke 80 persen dalam sekitar 30 menit. Toyota juga menanamkan teknologi Battery Preconditioning agar proses pengecasan lebih optimal di berbagai kondisi cuaca.
Di kabin, pabrikan menyematkan layar sentral 14 inci, panel instrumen digital 12,3 inci, serta dukungan Vehicle-to-Load (V2L). Kapasitas penumpang mencapai tujuh orang dengan ruang bagasi 45 kaki kubik saat kursi belakang dilipat.
Performa Kuat untuk Kebutuhan Keluarga
Pada varian AWD, Toyota Highlander EV menghasilkan tenaga 338 hp. Sementara versi FWD menawarkan 221 hp dengan fokus efisiensi energi. Torsi instan khas mobil listrik membuat akselerasi terasa responsif, terutama pada mode all-wheel drive.
Toyota juga menambahkan mode berkendara ringan untuk medan non-aspal. Fitur ini membantu keluarga yang gemar bepergian ke area wisata alam tanpa khawatir kehilangan traksi.
Desain Modern dan Dimensi Besar
Highlander listrik Toyota tampil lebih futuristis dibanding pendahulunya. Bodi sepanjang 199 inci dirancang lebih aerodinamis untuk meningkatkan efisiensi. Garis tajam dan lampu khas baru memberi identitas segar pada SUV keluarga ini.
Interior tetap mengutamakan kenyamanan. Tata ruang fleksibel memudahkan pengguna melipat kursi baris ketiga. Toyota menargetkan konsumen keluarga besar dan komuter perkotaan yang membutuhkan kendaraan lapang namun ramah lingkungan.
Produksi Lokal dan Strategi Harga
Toyota akan merakit Highlander EV di pabrik Georgetown, Kentucky. Baterainya dipasok dari fasilitas baru di Liberty, North Carolina. Langkah ini memperkuat rantai pasok lokal sekaligus menekan biaya produksi.
Harga Highlander EV memang belum diumumkan. Namun analis memperkirakan banderol awal berada di kisaran 45.000–55.000 dolar AS. Varian tertinggi AWD berpotensi menyentuh angka mendekati 60.000 dolar AS.
Jadwal Rilis dan Posisi Pasar
Toyota menargetkan pengiriman perdana pada akhir 2026. Dengan spesifikasi Highlander EV yang kompetitif, model ini akan berhadapan langsung dengan Kia EV9, Hyundai Ioniq 9, dan Tesla Model Y versi tiga baris.
Toyota Highlander EV menandai babak baru bagi Toyota di segmen SUV listrik besar. Kombinasi jarak tempuh panjang, kabin lapang, fitur modern, dan pengisian cepat membuatnya relevan untuk kebutuhan keluarga masa kini. Jika strategi harga berjalan tepat, Highlander listrik Toyota berpotensi menjadi pemain kuat di pasar global.
- Jaecoo 7 Jadi SUV Terlaris di Israel 2025
- Xpeng P7+ 2026 Siap Masuk Eropa, Produksi Uji Rampung di Austria



