Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

DaerahKotamobagu

Operasi Keselamatan Samrat 2026, Satlantas Polres Kotamobagu Gencarkan Razia Knalpot Brong dan Kelengkapan Kendaraan

Penindakan hari ke-8 fokus STNK, SIM, pajak kendaraan, serta kendaraan berknalpot bising yang meresahkan masyarakat

Satlantas Polres Kotamobagu menggencarkan razia Operasi Keselamatan Samrat 2026 dengan menyasar kelengkapan kendaraan roda dua dan roda empat. Penindakan berlangsung Senin (9/2/2026) dan melibatkan tim gabungan dari Samsat serta Polisi Militer.

Kepala Bagian Operasi Satlantas, IPTU Joko Tryhandoko, mewakili Kasat Lantas AKP Luster Simanjuntak, menegaskan fokus utama operasi. Petugas memeriksa STNK, SIM, pajak kendaraan, dan penggunaan knalpot brong yang kerap dikeluhkan warga.

“Operasi ini menitikberatkan kelengkapan administrasi kendaraan dan penertiban knalpot brong,” ujar Joko. Ia menyebut suara bising knalpot tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga memicu gangguan keamanan dan ketertiban.

Hari Ke-8, Penindakan Diperketat

Memasuki hari kedelapan, Satlantas menunjukkan keseriusan menciptakan lalu lintas tertib. Petugas menghentikan kendaraan yang dicurigai tidak lengkap dokumen atau menggunakan knalpot modifikasi.

Keluhan masyarakat menjadi dasar utama tindakan. Banyak warga merasa terganggu oleh kebisingan, terutama di kawasan permukiman dan pusat kota.

“Penertiban ini untuk melindungi kenyamanan pengguna jalan lain,” tegas Joko. Menurutnya, keselamatan publik menjadi prioritas di setiap kegiatan operasi.

Imbauan Kepada Pengendara

Satlantas meminta masyarakat memeriksa kelengkapan kendaraan sebelum berkendara. Pengendara yang belum memiliki SIM diminta segera mengurus di Kantor Lalu Lintas.

Petugas juga mengingatkan pentingnya mematuhi batas kecepatan, menggunakan helm standar, dan tidak memodifikasi kendaraan secara ilegal.

Operasi Keselamatan Samrat merupakan agenda rutin kepolisian. Program ini bertujuan menekan pelanggaran dan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Kotamobagu.

Kolaborasi Lintas Instansi

Kegiatan razia melibatkan Samsat untuk validasi pajak kendaraan dan POM untuk dukungan pengamanan. Sinergi ini memperkuat efektivitas penindakan di lapangan.

Polres Kotamobagu memastikan operasi berlangsung humanis namun tegas. Edukasi tetap dikedepankan agar masyarakat memahami pentingnya tertib berlalu lintas.

Dengan langkah ini, aparat berharap kesadaran pengendara meningkat. Jalan raya yang aman dan nyaman menjadi target utama hingga operasi berakhir.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button