✨Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

Olahraga

Liga Pro Saudi Bentak Ronaldo: Tak Ada Pemain Lebih Besar dari Klub

Ketegangan di Al Nassr memuncak setelah Ronaldo absen dari skuad dan memprotes strategi transfer klub.

Liga Pro Saudi mematahkan spekulasi tentang pengaruh Cristiano Ronaldo. Otoritas liga menegaskan, tidak ada pemain-sebesar apa pun namanya-yang dapat mengatur keputusan klub lain. Pernyataan resmi itu keluar setelah ketegangan di Al Nassr terus membesar.

Juru bicara liga menyebut setiap klub berdiri mandiri. Mereka memiliki dewan, manajemen, dan arah sepak bola sendiri. Kompetisi berjalan dengan aturan yang sama bagi semua peserta. Prinsip itu, menurut liga, tidak bisa digoyang oleh tekanan individu.

Ronaldo Absen, Suasana Memanas

Masalah memuncak ketika Ronaldo dicoret dari skuad Al Nassr melawan Al Riyadh, Senin lalu. Sang megabintang dilaporkan kesal dengan cara Public Investment Fund mengelola klub. Ia menilai Al Nassr kurang agresif memperkuat tim pada bursa Januari.

Padahal, pada musim panas lalu Al Nassr bergerak besar. Klub merekrut pelatih Jorge Jesus dan beberapa pemain top. Namun langkah itu melambat drastis pada awal tahun, membuat Ronaldo merasa ditinggalkan di tengah persaingan ketat.

Efek Domino Transfer Benzema

Situasi makin panas setelah Karim Benzema merapat ke Al Hilal. Debut hattrick striker Prancis itu langsung mengubah peta kekuatan liga. Ronaldo melihat rival utamanya justru mendapat dukungan besar, sementara klubnya memilih rem tangan.

Keputusan Ronaldo melakukan aksi protes dinilai berisiko. Publik tidak pernah tahu detail janji kontrak antara pemain dan klub. Tanpa informasi terbuka, sulit menilai siapa yang benar dalam tarik-menarik kepentingan ini.

Masa Depan Makin Buram

Kabar terbaru menyebut Ronaldo tidak akan tampil melawan Al Ittihad, Jumat ini. Jurnalis transfer Fabrizio Romano menguatkan sinyal keretakan hubungan sang pemain dengan manajemen Al Nassr.

Di media sosial, Ronaldo tetap memamerkan sesi latihannya. Fans berharap itu tanda ia segera kembali. Namun realitas di ruang ganti tampak jauh lebih rumit.

Citra Liga Dipertaruhkan

Liga Pro Saudi ingin menjaga otoritas kompetisi. Pesannya jelas: tidak ada sosok yang lebih besar dari liga. Sikap Ronaldo dinilai bisa menciptakan preseden buruk soal kekuatan pemain.

Sejak bergabung pada 2022, Ronaldo baru mempersembahkan Arab Club Champions Cup, turnamen yang dianggap nonresmi. Misi meraih trofi mayor masih menggantung, sementara usia terus berjalan.

Jika tak ada rekonsiliasi cepat, krisis ini berpotensi melukai semua pihak. Al Nassr kehilangan ikon, Ronaldo kehilangan panggung, dan Liga Saudi kehilangan harmoni yang sedang dibangun.

Refli Puasa

Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan bergerak Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010. "Mengamati, merespons, merekam dan menceritakan kisah" #DSAS

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button