Advertorial

Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulut Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL Setelah pada bulan Januari melaksanakan sosialisasi dua peraturan daerah (Perda) sekaligus, yakni Perda Nomor 8 tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas serta Perda Nomor 9 tahun 2021 tentang Bantuan Hukum dan Masyarakat Miskin, di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing, kini para pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulut kembali turunke Dapil masing-masing untuk melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang).

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Oleh Anggota DPRD Provinsi Sulut Dapil Manado Idrus Hilman

Sosbang di Dapil masing-masing ini mulai digelar pada tanggal 15-28 Februari 2022. Para wakil rakyat di gedung Cengkeh bertemu dengan masyarakat secara langsung dan mengingatkan tentang pentingnya menjalankan 4 Pilar Kebangsaan. Seperti yang dilaksanakan Wakil Ketua DPRD Sulut Victor J. Mailangkay, di Kelurahan Maasing, Kecamatan Tuminting dan Karombasan .

Menurutnya, Sosbang sangat penting untuk menambah wawasan bagi masyarakat.

Sesuai amanat Undang-Undang, dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai anggota DPRD, kami memiliki tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat. Sehingga wajib mensosialisasikan apa itu wawasan kebangsaan,” ungkap Victor.

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Oleh Anggota DPRD Provinsi Sulut Dapil Minut-Bitung Melky Jakhin Pangemanan

Dijelaskan, wawasan kebangsaan Indonesia lahir sebagai reaksi dan perlawanan yang gigih terhadap kolonialisme Belanda, yang sangat mendominasi di bidang politik, eksploitasi ekonomi serta penetrasi budaya, sehingga rakyat Indonesia merasakan penderitaan lahir dan batin yang sangat mendalam

“Olehnya, DPRD dan masyarakat sulut akan menjadi garda terdepan bersama seluruh elemen bangsa lainnya dalam berjuang melawan berbagai virus dan penyakit yang menyerang integritas serta keutuhan Bangsa Indonesia, melalui peningkatan wawasan kebangsaan,” pungkasnya.

Sebelumnya juga, pada Rabu (16/2/2022), bertempat di Gedung DPD RI Kota Manado, Anggota DPRD Provinsi Sulut Hilman Idrus mengawali kegiatan tersebut.

Dalam sosialisasi itu, dihadirkannya narasumber Fani Datukramat dan moderator Herry Anwar sebagai Kabid Penegakan Perundang-undangan daerah Satpol PP.

Hilman pada kesempatan itu menyampaikan pentingnya pengetahuan terhadap wawasan kebangsaan bagi anak diusia dini.

“Wawasan kebangsaan itu penting dan harus diberikan sejak dini. Sehingga, aspek terjadinya radikalisme bisa dihindari, itu karena wawasan kebangsaan sudah tertanam sejak dini,” kata Hilman saat memberikan sosialisasi.

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Oleh Anggota DPRD Provinsi Sulut Dapil Bolmong Raya Yusrah Alhabsyi

Kata dia, wawasan itu untuk menjaga regenerasi bangsa dalam menghindari radikalisme.

“Penting menjaga anak-anak kita dari hal-hal yang berbau radikalisme. Jika kita sudah ada wawasan kebangsaan, maka otomatis cara pandang kita tidak mudah diubah oleh paham-paham dari kelompok tertentu,” jelasnya.

Sosialisasi yang sama dilaksanakan oleh anggota DPRD Sulut Melky Jakhin Pangemanan (MJP), di Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Jumat (18/2/22).

Melky mengatakan, potret wajah Sulut menjadi contoh satu-satunya Provinsi di Indonesia dengan tingkat toleransi yang tinggi, serta merupakan simbol kerukunan antar umat beragama dan budaya.

Namun demikian, masyarakat harus terus diingatkan untuk menjaga dan merawat bahkan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah pluralisme yang ada di Sulut.

“Oleh karena itu, sosialisasi wawasan kebangsaan ini sangat penting untuk terus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam menangkal berbagai isu yang bisa menjadi potensi memecah belah kerukunan di daerah ini.

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Oleh Anggota DPRD Provinsi Sulut Dapil Bolmong Raya Jems Tuuk

“Ini juga sekaligus menjadi tanggung jawab moril kami di DPRD Sulut
untuk terus mensosialisasikan nilai-nilai kebangsaan. Tetapi juga, bagaimana mengedukasi publik untuk terus memperkuat kebersamaan, kesatuan di tengah kepelbagaian, di tengah pluralisme di Sulut, ” tandas anggota Komisi IV DPRD Sulut yang berasal dari Dapil Minut-Bitung ini.

Kegiatan Sosbang yang digelar Melky Jakhin Pangemanan ini juga dihadiri Kabag Umum Sekretariat DPRD Sulut John Paerunan, Kasub Rumah Tangga Justman Enjaurau, Kasubang Administrasi dan Kesekretariatan Menli Menajang, yang sekaligus melaksanakan tugas monitoring di lapangan.

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan jugadilaksanakanoleh Anggota DPRD Sulut Dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR), yakni Yusrah Alhabsyi.

Dalam Sosbang tersebut, Yusrah menegaskan bahwa komitmen kebangsaan harus senantiasa dibina dan pelihara, juga persatuan dan kesatuan, kebersamaan, dan saling menghargai guna tercapainya keserasian, keseimbangan dan keselarasan dalam segala aspek kehidupan.

“Untuk meningkatkan pemahaman tentang wawasan kebangsaan, perlu kita maknai nilai-nilai yang terkandung dalam 4 Consensus Dasar Negara, yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan Undang-Undang Dasar 1945,” cetus Yusrah, saat menggelar Sosbang di Desa Mopuya Utara.

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Oleh Anggota DPRD Provinsi Sulut Dapil Bolmong Raya Raski Mokodompit

Sementara itu Anggota DPRD Sulut yang jugaberasal dari Dapil BMR Jems Tuuk, melasanakan Sosbang di Desa Batu Merah Kecamatan Sangtombalang Bolaang Mongondow (Bolmong), Sabtu (19/2/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri puluhan masyarakat, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Politisi PDIP Sulut ini memberikan penjelasan soal pentingnya sosialisasi wawasan kebangsaan bagi masyarakat.

Sosbang juga digelar oleh Raski Mokodompit di Kota Kotamobagu, pada Kamis (24/2/2022). Sosialisasi dilaksanakan di Café Kusus-Kusu, Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu, Kamis (24/2/2022).

Kegiatan yang turut dihadiri Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu bersama Staf, dan tokoh agama serta masyarakat tersebut menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat, mengingat situasi masih pandemi.

Adapun para anggota DPRD Provinsi Sulut lainnya, juga menggelarSosbang di Dapil masing-masing yang diagendakan selama dua pekan oleh Sekretariat DPRD Provinsi Sulut.

(Advertorial/Gnm)

Gunady Mondo

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010 (Wartawan UKW UTAMA: 9971-PWI/WU/DP/XI/2021/21/10/79)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button