Boltim

Sehan Landjar Resmikan Rumah Sakit Pratama Pemkab Boltim

BOLMORA.COM, BOLTIM – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, meresmikan gedung Rumah Sakit (RS) Pratama.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan rasa syukur karena pembangunan rumah sakit dapat terlaksana dengan baik. Sebab, tidak mudah untuk memperjuangkan anggaran di pusat. Apalagi, terkendala dengan masalah lahan untuk pembangunan, yang lama mendapat kepastian dari pemilik lahan di tempat lain, seperti di Desa Tobongon, dan pada akhirnya dapat di lokasi di Sumber Rejo ini.

“Namun melalui upaya dari Kepala Dinas Kesehatan yang terus mengawal proposal ke pemerintah pusat, sehingga anggaran bisa Kita dapat dengan persetujuan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) setelah meninjau dan menyetujui lokasi di tempat ini, serta telah sesuai dengan RTRW terkait peruntukkan lahan,” terang bupati.

Lanjutnya, secara bertahap infrastruktur kepentingan publik sudah mulai terpenuhi, terutama rumah sakit setelah didahului dengan pembangunan Puskesmas di setiap kecamatan, walaupun tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang belum terbangun, karena kendala RTRW. Namun Mudah-mudahan tahun ini akan terwujud.

“Alhamdulillah gedung rumah sakit ini sudah diresmikan sambil menunggu izin operasional.
Pembangunan ini merupakan tahap awal dari beberapa tahap pembangunan. Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, jika terjadi hal-hal darurat, maka gedung ini dapat dimanfaatkan. Yang penting diperhatikan adalah kualitas pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Siapapun yang perlu perawatan dan pengobatan,” jelas Landjar.

Bupati juga menyampaikan usulan ke depan lewat persetujuan DPRD Kabupaten Boltim. Agar rumah sakit ini dinamakan ‘Rumah Sakit Pemerintah Daerah Ambang Bolaang Mongondow Timur’.

“Terima kasih kepada Sekda, para Asisten, Kadis Kesehatan, semua pihak termasuk camat dan sangadi di sekitar lokasi pembangunan yang telah turut mendukung, sehingga pembangunan dapat terlaksana,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Eko Marsidi, menyampaikan laporan terkait anggaran Rumah Sakit Pratama, yakni anggaran yang bersumber dari DAK tahun 2020 sebesar Rp28.850.000.000, ditambah dengan anggaran Alat Kesehatan sebesar Rp15.000.000.000.

“Diharapkan rumah sakit ini akan menjadi rujukan Covid-19, sehubungan dengan pandemi yang ada di wilayah Boltim. Rumah sakit ini dibangun mengacu pada RTRW berdasar Perda Nomor: 10 Tahun 2013, pasal 33 bahwa, pembangunan rumah sakit dilaksanakan di Kecamatan Modayag, Puskesmas di seluruh Kecamatan dan Poskesdes dilaksanakan di seluruh desa. Juga telah melalui serangkaian kajian dokumen. Di antaranya, KLHS, Studi Kelayakan (Fisility Study) oleh tim teknis, DED, UKL UPL oleh tim teknis Unsrat dan IMB. Semua dokumen itu ada pada kami,” terang Marsidi.

Turut hadir dalam acara peresmian Rumah Sakut Pratama Pemkab tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) para Asisten, kepala SKPD, Kapolres Boltim, yang mewakili Dandim 1303 Bolmong, yang mewakili Kajari Kotamobagu, para camat, serta sangadi se-Kecamatan Modayag dan masyarakat sekitar.

(Ayax Vay)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button