Advertorial

Dinkes Bolmut Fogging Desa Bunong

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL — Perubahan cuaca atau yang dikenal dengan pancaroba seperti curah hujan yang mengakibatkan genangan air, dapat memicu munculnya berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Untuk itu, Dinas Kesehatan (Dinkes)  Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melakukan fogging  dalam rangka penanganan DBD di Bolmut, Rabu (12/02).

Tim Gerak Cepat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmut Jusnan C. Mokoginta, MARS. melakukan fogging di desa Bunong, Kecamatan Bintauna sejak pukul 06.20 wita.

Foto bersama Tim Dinkes Bolmut

Dirinya menjelaskan pelaksanaan fogging ini merupakan upaya untuk membunuh nyamuk-nyamuk dewasa yang seyogyanya menjadi perantara penyakit DBD. 

“Artinya, fogging ini menjadi alternatif terakhir di dalam menyikapi kasus DBD, karena yang harus dilakukan sebenarnya adalah menjaga kebersihan lingkungan, utamanya menerapkan 3M Plus yakni mengubur, menguras dan menutup,” jelas Mokoginta.

Sejauh ini kata Jusnan, sudah ada beberapa kecamatan yang dilakukan fogging untuk memberantas sarang-sarang nyamuk. 

“Dan alhamdulillah kegiatan kita ini mendapatkan respon positif dari semua pihak,” ungkapnya.

Kadis Dinkes dan Camat saat diskusi penanganan DBD

Sementara itu melalui promosi kesehatan Oppie Paputungan, melakukan penyuluhan tentang pengertian, gejala, hingga pengobatan tentang DBD agar supaya masyarakat bisa lebih paham bagaimana menghindari DBD ini. “Kami sudah lakukan penyuluhan secara door to door kepada masyarakat, dan kami juga membagikan leaflet agar bisa dibaca oleh masyarakat,” tuturnya.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmut, melalui tim gerak cepat (TGC), pun mulai melakukan upaya antisipasi adanya perubahan cuaca saat ini. Pasalnya, Dinkes tak ingin kecolongan dan berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya banyak kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) utamanya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

 “Untuk antisipasi, kami mulai menyiapkan program-program penanggulangan dan pencegahan. Hal ini melihat situasi pancaroba seperti saat ini yang sangat berpotensi menimbulkan berbagai macam wabah penyakit. Salah satu penyakit yang diwaspadai kemunculannya ialah DBD,” ujar Paputungan.

Pegawai Dinkes Bolmut dan Masyarakat Desa Bonung

Dijelaskannya, perubahan cuaca dari penghujan sangat berpotensi munculnya wabah DBD. Dia pun memastikan, bidang teknis di instansi itu akan semakin intensif dalam mensosialisasikan kebersihan lingkungan di enam kecamatan dan 106 desa serta satu kelurahan di Bolmut, utamanya membudayakan gerakan 3 M Plus yakni menguras, mengubur dan menutup bak penampungan air. Tujuannya agar perkembangan jentik nyamuk penyebab DBD bisa diatasi. 

 “Daerah kita sempat juga mengalami serangan DBD hebat pada periode beberapa tahun sebelumnya, hingga banyak pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit. Makanya, hal ini kami antisipasi sejak dini, agar tidak sampai muncul KLB pada tahun ini,” tegasnya.

Petugas saat melakukan fogging

Terpisah, Bupati Bolmut Drs Hi Depri Pontoh berpesan, agar Dinkes kerja keras dalam rangka menghalau dampak negatif yang bakal muncul akibat peralihan musim. Dia berharap upaya-upaya seperti penyuluhan kepada masyarakat, foging utamanya pada wilayah endemik, pembagian bubuk abate dan pemeriksaan kesehatan bisa dilakukan secara maksimal, agar warga Bolmut aman dari jangkauan DBD. 

“Saya juga mengimbau masyarakat untuk menggalakan 3 M dan plusnya, sebab ini merupakan cara paling efektif dalam menghindari gigitan nyamuk. Tolong bapak-bapak camat dan sangadi juga turut berkoordinasi dengan Dinkes dalam rangka mengantisipasi datangnya musim pancaroba dimaksud, agar sosialisasi ke masyarakat bisa berjalan lancar,” harap bupati.

Terpantau, Selain Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmut dan Tim TGC, kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Bintauna, Pemdes Bunong dan Masyarakat Bunong yang sangat antusias

(Advertorial/Awall)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button