Renty Berikan Materi Soal Merdeka Belajar kepada Mahasiswa KKN Unima

BOLMORA.COM, BOLMONG – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Renty Mokoginta, memberikan materi soal merdeka belajar kepada mahasiswa KKN dari Universitas Manado (Unima), bertempat di Gedung SMK Yadika, Desa Kopandakan II, Jumat (7/2/2020).
Dalam materinya, Renty menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan Indonesia ke depan adalah bergantung kepada kemerdekaan dalam belajar.
Menurutnya, merdeka belajar memiliki maksud bahwa guru merdeka memiliki makna unit pendidikan atau sekolah guru, dan muridnya mempunyai kebebasan untuk berinovasi, belajar dengan mandiri, serta kreatif.
“Bisa dikatakan ini adalah otonomi pendidikan. Ya, mungkin kebijakan otonomi pendidikan dapat dihidupkan kembali diera ini. Sehingga, seluruh anak didik memilik ragam cara belajarnya masing-masing,” ucap Renty.
Dikatakan, situasi saat ini juga USBN membatasi penerapan dari semangat Undang-undang Sisdiknas, yang memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk menentukan kelulusan.
“Untuk arah kebijakan barunya, tahun 2020 USBN akan diganti dengan ujian assessmen, yang diselenggarakan hanya oleh sekolah,” ujarnya.
Dijelaskan pula, ujian dilakukan untuk menilai kompetensi siswa. Di mana, ujian dalam bentuk tes tertulis dan atau bentuk penilaian lain yang lebih komprehensif. Seperti, portofolio dan penugasan, tugas kelompok, karya tulis dan sebagainya.
“Dengan begitu, guru dan sekolah lebih merdeka dalam menilai hasil belajar siswa. Bahkan, diharapkan anggaran USBN dialihkan untuk mengembangkan kapasitas guru dan sekolah, guna meningkatkan kualitas pembelajaran,” papar Renty.
(Agung)



