Dituding Pengerjaan Abal-abal, Ini Kata PPK Balai Jalan
BOLMORA.COM, BOLMUT – Proyek penggantian jembatan di Desa Jambusarang dengan banderol Rp4 miliar lebih proses pengerjaannya tak kunjung selesai dan menuai sorotan dari sejumlah pihak. Pasalnya, belum sebulan setelah pengaspalan jembatan jambusarang, kembali berlubang serta menganggu kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat setempat menuding kualitas pekerjaan yang buruk dan terkesan abal-abal.
Menanggapi tudingan masyarakat, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Jalan Pusat Steve angkat bicara.
Menurutnya, pihaknya tetap akan menyelesaikan pekerjaan tersebut, sekaligus perbaikan kembali pada bagian jalan yang rusak. Akan tetapi selama proses pengerjaan, selalu ada saja kendala dan halangan yang harus dihadapi, keluhnya.
“Suply hotmix terhenti karena AMP rusak dan sementara perbaikan, Pada saat pekerjaan pengaspalan ada masyarakat setempat yang menghalangi pekerjaan dan memberhentikan pekerjaan dengan berbagai alasan, Kondisi cuaca yang kurang bersahabat, tapi dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyelesaikan pekerjaan supaya jembatan bisa fungsional,” imbuhnya.
“Nantinya kalau masih ada kerusakan-kerusakan, tetap akan diperbaiki selama masa pemeliharaan,” sambung Steve.
(awall)



