Ini Harapan Bupati Bolsel Saat Menghadiri Rakorda Pemantapan Pemilu Serentak 2019
BOLMORA.COM, MANADO – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru, Senin (25/2/2019), menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dalam rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu Serentak di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2019.
Rakorda yang dipimpin langsung Gubernur Sulut Oly Dondokombey ini, turut dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Steven O.E. Kandow, Kapolda Sulut Irjen Pol Remigius Sigit Tri Hardjanto, Kajati Sulut M. Roskanedi, SH, dan Danlantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, M.Mar.Stud, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Fajar Setyawan, Sekprov Sulut Edwin Silangen, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sulut serta para kepala daerah di 15 kabupaten/kota, unsur Fokopimda dan para camat serta kepala desa (Sangadi, red) se-Sulut.
Adapun tujuan Rakorda ini untuk menindaklanjuti Rapat Tingkat Nasional dan Rakor di Makassar yang telah dilaksanakan belum lama ini.
Gubernur Olly Dondokambey, dalam arahannya berharap agar Pemilu di Sulut dapat berjalan dengan baik, sebagaimana harapan bersama.
“Jangan kita menggiring masyarakat untuk kepentingan pribadi, tapi giringlah masyarakat pada kesuksesan Pemilu Tahun 2019, yang sudah di depan mata,” imbuh Olly.
Sementara itu, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, pada kesempaan ini mengatakan inti dari Rakorda ini adalah monitoring dan evaluasi persiapan pelaksaan Pemilu serenta tahun 2019. Juga salah satu upaya deteksi dini, antisipasi dini terhadap kemungkinan terjadinya gangguan stabilitas keamanan yang berpotensi mengganggu jalannya Pemilu.
“Tujuan lainnya ialah supaya adanya sinergitas antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah serta stakeholder terkait dalam menjalankan tugasnya, sehingga tercipta iklim demokrasi yang kondusif, aman, dan damai,” ujar Iskandar.
Sebagai pemerintah daerah, pihaknya akan mengupayakan kesiapan peran pemerintah daerah dalam mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Pemilu seretan pada 17 April 2019 nanti.
“Saya yakin, masyarakat Bolsel tidak akan mudah diadu domba atau diprovokasi, karena daerah kita adalah daerah religius yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur,” ujar Iskandar.
Bupati devitif kedua Kabupaten Bolsel ini mengharapkan kebersamaan yang terjalin selam ini akan tetap terjaga.
“Madri kita saling bergandengan tangan, bahu membahu demi suksesnya Pemilu serentak ini, yakni Pileg dan Pilpres,” ajaknya.
(*/gnm)



