Bolmong Koleksi 62 Kasus DBD, Dinkes Lakukan Foging
BOLMORA.COM, BOLMONG – Demam Berdarah Dengue (DBD) belakangan ini mulai menjadi masalah serius bagi masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Wabah ini tidak lain disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong mencatat hingga Februari ini, penyakit DBD terus meningkat hingga tedapat 44 kasus DBD di bulan Januari. Sementara pada Februari per tanggal 21, meningkat 18 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Wiyono mengungkapkan, angka DBD terus meningkat meski begitu belum ada laporan korban jiwa.
“Sampai saat ini suda ada 62 kasus DBD, namun belum ada laporan kepada kami, ada masyarakat yang meninggal dunia dengan diagnosa DBD,” ungkap Wiyono, Kamis (21/2/2019).
Mengatasi hal ini, Dinkes Bolmong sendiri mengambil langkah pencegahan. Saat ini pihaknya terus melaksanakan fogging di beberapa wilayah yang terserang wabah DBD Seperti di Tanoyan, Mopuya, Mopugad, Ikhwan, Poopo dan ibolian.
“Kami telah melakukan kajian berupa Penyelidikan Epidemiologi (PE) mengajak warga untuk kebersihan lingkungan sekitar melalui langkah 3 M Plus dan dilanjutkan dengan fogging pada radius 100 meter dari rumah penderita,” katanya.
Dia menegaskan, tindakan fogging hanya awal, yang membunuh nyamuk dewasa. Masyarakat, juga meminta supaya terus memperhatikan kesehatan lingkungan agar terhindar dari DBD dan berbagai penyakit lainnya.
“Langkah fogging ini adalah langkah akhir setelah tahapan PSN melalui gerakan 3M Plus telah dilakukan. Sama-smaa terus kita giatkan menjaga kebersihan supaya kita terhindar dari penyakit yang mematikan itu,” harap Wiyono.
(agung)



