Olahraga

Al Hilal Siap Tebus Raphinha Rp1,9 Triliun, Barcelona Dihadapkan Dilema Besar

Klub raksasa Liga Arab Saudi menyiapkan tawaran 100 juta euro untuk winger andalan Barcelona di tengah krisis finansial Blaugrana

Klub elite Liga Arab Saudi, Al Hilal, kembali membuat kejutan di bursa transfer. Kali ini, raksasa Riyadh itu dikabarkan siap mengajukan tawaran fantastis senilai 100 juta euro atau setara Rp1,9 triliun demi merekrut Raphinha dari Barcelona.

Ketertarikan Al Hilal terhadap winger asal Brasil tersebut mencuat di tengah komunikasi intens dengan Barcelona terkait peminjaman Joao Cancelo. Situasi ini membuka peluang terjadinya kesepakatan besar lain antara kedua klub pada jendela transfer musim panas.

Skema Transfer Jumbo Sulit Ditandingi Klub Eropa

Berdasarkan laporan media Spanyol, proposal Al Hilal mencakup 80 juta euro sebagai biaya transfer utama, ditambah 20 juta euro bonus berbasis performa. Nilai tersebut dinilai nyaris mustahil disaingi klub-klub Eropa, termasuk pesaing Barcelona di LaLiga maupun Liga Champions.

Bagi Barcelona, tawaran ini datang di saat krusial. Klub Catalan masih berjuang menyeimbangkan neraca keuangan. Suntikan dana segar dari penjualan Raphinha bisa menjadi solusi instan untuk memperbaiki kondisi finansial sekaligus membuka ruang belanja pemain baru.

Al Hilal Cari Pengganti Neymar

Kepergian Neymar meninggalkan lubang besar di lini serang Al Hilal. Manajemen klub menilai Raphinha sebagai figur ideal untuk mengisi kekosongan tersebut. Selain pengalaman di level tertinggi Eropa, Raphinha dinilai cocok dengan karakter permainan cepat dan agresif yang diinginkan tim.

Al Hilal bahkan disebut telah menyiapkan kontrak super mahal yang berpotensi melampaui gaji pemain top Eropa. Langkah agresif ini juga dikabarkan telah mendapat lampu hijau dari pelatih Simone Inzaghi, yang melihat Raphinha sebagai pilar penting untuk mendominasi Liga Arab Saudi dan bersaing di level Asia.

Raphinha Sosok Vital di Era Hansi Flick

Di sisi lain, Barcelona menghadapi dilema serius. Di bawah arahan Hansi Flick, Raphinha menjelma menjadi salah satu pemain paling berpengaruh. Kembalinya sang winger dari cedera langsung meningkatkan intensitas permainan tim.

Barcelona tampil lebih agresif dalam pressing, lebih cepat saat transisi, dan lebih seimbang secara taktikal. Statistik pun berbicara. Sejak kembali ke starting XI, Blaugrana mencatat delapan kemenangan dari sembilan pertandingan, dengan kontribusi empat gol dan satu assist dari Raphinha.

Kesepakatan Lisan Jadi Celah Negosiasi

Laporan dari Barca Universal menyebutkan adanya kesepakatan lisan antara Raphinha dan direktur olahraga Barcelona, Deco. Kesepakatan itu membuka peluang bagi sang pemain untuk hengkang jika datang tawaran yang dianggap “tidak masuk akal”.

Celah inilah yang kini dimanfaatkan Al Hilal untuk mendorong negosiasi lebih lanjut. Bagi Barcelona, melepas Raphinha memang berat secara teknis, tetapi keuntungan finansialnya sangat signifikan.

Piala Dunia 2026 Jadi Pertimbangan Raphinha

Di tengah derasnya spekulasi, Raphinha disebut tetap fokus pada perencanaan karier jangka panjang. Target utamanya adalah tampil reguler bersama timnas Brasil menuju Piala Dunia 2026.

Meski masih memprioritaskan kesuksesan bersama Barcelona, proyek ambisius Al Hilal dengan jaminan finansial besar disebut menjadi godaan serius yang sulit diabaikan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button