Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp14.000, Sentuh Rp2,57 Juta per Gram

Buyback Ikut Melemah, Investor Diminta Cermati Pergerakan Harga

Harga emas Antam hari ini, Kamis (8/1/2026), kembali terkoreksi setelah sehari sebelumnya melonjak tajam. Emas batangan Antam 24 karat turun Rp14.000 per gram dan kini diperdagangkan di level Rp2.570.000 per gram.

Data resmi dari situs Logam Mulia Antam menunjukkan koreksi terjadi hampir di seluruh ukuran. Harga emas terkecil 0,5 gram kini berada di kisaran Rp1.335.000, sementara emas 10 gram dijual sekitar Rp25.195.000. Untuk ukuran terbesar, emas 1 kilogram (1.000 gram) dibanderol Rp2.510.600.000.

Pergerakan Harga Masih Fluktuatif

Meski turun hari ini, pergerakan harga emas Antam dalam beberapa waktu terakhir masih tergolong volatil. Dalam sepekan terakhir, harga bergerak di rentang Rp2.488.000–Rp2.584.000 per gram. Sementara secara bulanan, emas Antam tercatat menguat di kisaran Rp2.403.000–Rp2.605.000 per gram.

Kondisi ini menunjukkan emas masih menjadi instrumen lindung nilai, meski fluktuasi jangka pendek tetap perlu dicermati oleh investor dan masyarakat.

Harga Buyback Ikut Turun

Tak hanya harga jual, harga buyback emas Antam juga turun Rp14.000 per gram, sehingga kini berada di level Rp2.426.000 per gram. Harga buyback merupakan patokan saat pemilik emas menjual kembali emas batangan ke Antam.

Perlu diperhatikan, sesuai PMK Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen, yang dipotong langsung dari total nilai transaksi.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas Antam Kamis (8/1/2026):

  • 0,5 gram: Rp1.335.000

  • 1 gram: Rp2.570.000

  • 2 gram: Rp5.080.000

  • 3 gram: Rp7.595.000

  • 5 gram: Rp12.625.000

  • 10 gram: Rp25.195.000

  • 25 gram: Rp62.862.000

  • 50 gram: Rp125.645.000

  • 100 gram: Rp251.212.000

  • 250 gram: Rp627.765.000

  • 500 gram: Rp1.255.320.000

  • 1.000 gram: Rp2.510.600.000

Kesimpulan

Koreksi harga emas Antam hari ini menjadi sinyal bagi investor untuk lebih cermat menentukan waktu beli atau jual. Meski turun secara harian, tren jangka menengah masih menunjukkan daya tahan emas sebagai aset investasi favorit masyarakat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button