Hukrim & Peristiwa

Warga Pusian dan Toruakat Saling “Bakulempar”

BOLMORA.COM, BOLMONG – Untuk kesekian kalinya, tawuran antara kampung (Tarkam) antara Desa Pusian dan Toruakat, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali pecah.

Informasi yang diperoleh Bolmora.Com, tarkam ini kembali memanas pada Selasa (7/1/2020) malam. Warga di dua desa ini pun semalam terlibat baku hantam. Beruntung aparat Polres Bolmong berbaris siap siaga di perbatasan antara dua desa tersebut untuk mencegah pertikaian lebih lanjut.

Camat Dumoga Halek Manggopa, ketika dihubingi mengatakan, semalam keadaan di kecamatannya memang sangat mencekam.

“Semalam terjadi baku lempar dan baku tembak dengan senapan angin antar desa,” kata dia via telepon, Rabu (8/1/2020).

Menurutnya, kejadian itu bermula pada pukul 00.45 WITA. Yang mana telah terdengar informasi adanya masyarakat dari Desa Pusian bernama Udi Lantapan (56), yang pulang dari acara di Desa Pusian menuju ke rumah arah perbatasan Desa Toruakat. Dia terkena tikaman yang dilakukan oleh orang yang belum diketahui identitasnya, yang datang menggunakan kendaraan roda dua.

“Pelaku tersebut lari ke arah Desa Toruakat. Melihat kejadian tersebut, kelompok masyarakat Desa Pusian terpancing, sehingga ke luar rumah dan berkumpul di perbatasan Desa Pusian dan Desa toruakat,” terang Halek.

Sekitara pukul 01.10 WITA, dari arah Desa Pusian terjadi lemparan batu, sehingga masyarakat Desa Toruakat terpancing dan melakukan lemparan balasan.

“Sekira pukul 01.15 WITA, pihak Kepolisian Polres Bolmong yang melaksanakan piket di Mako langsung mendatangi TKP, dan langsung menghalau masyarakat dari Desa Pusian maupun Desa Toruakat yang masih melakukan aksi saling lempar dengan menggunakan batu,” ucapnya.

Pada pukul 01.30 WITA, Personel Polsek Dumoga Timur, Polsek Dumoga Barat, dan Polsek Dumoga Utara tiba di TKP, dan langsung menghalau dengan menggunakan gas air mata.

“Pada pukul 02.50 WITA, Kapolres Bolmong tiba di perbatasan Desa Pusian Dan Desa Toruakat, dan langsung melakukan imbauan kepada masyarakat kedua desa agar dapat menahan diri untuk tidak saling serang,” jelas Halek lagi.

Beruntung hingga sampai saat ini, tidak ada korban jiwa atau luka berat.

“Umumnya korban hanya terkena lemparan batu,” katanya.

Ia juga mengatakan, situasi yang mulanya mencekam mulai kondusif Rabu pagi tadi. Saat ini, pihaknya terus berupaya meredam aksi tarkam antar kedua belah pihak itu.

“Kami akan terus berjaga untuk memastikan suasana aman dan mengantisipasi bentrok susulan kembali pada malam hari,” ujar Halek.

(Agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button