Pembangunan Bandara Raja Loloda Mokoagow Berlanjut
BOLMORA.COM, BOLMONG – Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Raja Loloda Mokoagow di Desa Lalow, Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus berlanjut. Tahun ini, Pemerintah Pusat melalui Kementrian Perhubungan (Kemenhub) mengucurkan sedikitnya Rp32,6 Miliar dana APBN untuk tahap kedua pembangunan Bandara tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) melalui Sekretaris Zulfadli Binol mengatakan, saat ini anggaran tersebut dalam proses lelang.
“Sekarang sudah memasuki proses lelang,” ungkapnya , Selasa (29/1).
Lanjut, anggaran tersebut terbagi beberapa bagian. Di antaranya untuk pematangan lahan, kurang lebih sebesar Rp26,3 Miliar, pembangunan batas lahan atau pagar sebesar Rp5 Miliar, serta biaya pengawasan sebesar Rp1,2 Miliar.
“Jadi total keseluruhan sebesar Rp32,6 Miliar, yang terbagi atas tiga kegiatan yaitu pematangan lahan, pembangunan batas, dan pengawasan,” jelas Zulfadli.
Menurutnya, setelah proses lelang berjalan, pihak Dishub akan memantau langsung proses pekerjaan proyek tersebut agar bisa berjalan sesuai perencanaan.
“Tetap kita awasi agar sesuai standar yang direncanakan,” katanya.
Ia juga menambahkan, proses pembangunan Bandara di Lolak merupakan tahap kedua yang dimulai sejak 2018 lalu, yang memakan anggaran Rp18 Miliar, untuk pematangan runway.
“Tahun lalu saat dimulai tahap pertama, anggaran yang ditelan mencapai Rp18 Miliar. Inshaa Allah, empat tahun ke depan beberapa fasilitas pendukung Bandara ini sudah rampung semua, itu perkiraan kami,” jelas Zulfadli.
(agung)



