Bolmong

Panen Raya Buah Durian di Bolmong, Lapak Dadakan Mulai Bermunculan

BOLMORA.COM, BOLMONG – Jika kita melewati jalan Trans Sulawesi dari Kota Kotamobagu ke Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), begitupun sebaliknya, akan terlihat lapak dadakan bermunculan di pinggir jalan. Lapak-lapak seadanya ini sengaja dibuat warga sebagai lapak untuk menjajakan buah durian.

Di lapak-lapak dadakan itu, durian dibanderol dengan harga berkisar Rp30.000 untuk dua buah. Buah durian yang dijual ini juga bisa ditukar apabila kualitasnya kurang baik, seperti ada yang busuk atau rasanya kurang baik.

Nurdin, salah seorang penjual durian yang membuka lapak di Desa Inuai mengatakan, dalam satu hari dia bisa menjual hingga 50 sampai 70 buah durian. 

“Lagi musim buah durian, makanya harganya murah,” ungkapnya, Selasa (15/1/2019).

Harga itu jauh lebih rendah dibanding saat awal bulan Desember tahun 2018. Saat itu, harga durian mencapai Rp75 ribu untuk dua buah.

Menurut Nurdin, munurunnya harga durian itu karena di Kabupaten Bolmong memang sedang panen raya buah durian. Agar dagangannya laku, mau tak mau para pedagang terpaksa menurunkan harga penjualan di pasaran. 

“Soalnya penjual di kampung sebelah juga menurunkan harga buah durian. Harganya harus lebih murah biar laku,” katanya.

Wilayah Kabupaten Bolmong di awal tahun ini memang mengalami panen aneka jenis buah, seperti durian, rambutan, mangga, mangis atau pun langsat. Namun yang paling menonjol adalah buah durian.

Menurunnya harga buah durian ini tentu membuat para penggila buah berkulit duri itu bagai pesta.

“Saya jauh-jauh dari Kota Kotamobagu datang ke sini karena mendengar buah durian di sini sangat murah,” singkat Agus, salah satu pembeli yang berpapasan dengan awak media.

(agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button