H2c Melanda Pejabat Bolmong
BOLMORA, BOLMONG – Sindrom harap-harap cemas (H2c) melanda para pejabat di lingkungan Pemkab Bolmong. Bahkan, berbagai kegiatan diakhir tahun 2016 tidak maksimal dilaksanakan. Hal itu disebabkan tertundanya agenda pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sejumlah pejabat yang tak mau namanya dipublis, kepada BOLMORA.COM mengaku belum melakukan penyusunan draf prioritas anggaran di APBD 2017 karena takut terkena rolling.
“Kami masih menunggu waktu pelaksanaan mutasi jabatan, setelah itu semua target kita bahas,” aku sejumlah pejabat.
Alasannya, para pejabat khawatir kalau pekerjaan atau pun program yang sudah dikerjakan tapi pejabat lain yang menikmati hasilnya.
“Intinya kami melaksanakan kerja sesuai tupoksi. Namun diharapkan kepada Penjabat bupati selaku penentu kebijakan untuk segera melaksanakan pengisian OPD dan roling jabatan,” imbuh salah satu pejabat.
Sekda Bolmong Ashari Sugeha, saat dikonfirmasi mengatakan, pengisian OPD di lingkup Pemkab Bolmong akan dilaksanakan paling lambat 5 Januari.
“Saat ini kami masih harus menunggu persetujuan Menteri. Draf-nya sudah di Kemendagri, setelah disetujui langsung digelar pengisian OPD,” ungkap Ashari, yang juga ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).(gnm)



