Bolmong

BPBD Salurkan Bantuan Bagi Warga Korban Keganasan Gelombang Laut

BOLMORA, BOLMONG – Kepedulian Pemkab Bolmong terhadap warga yang terkena dampak gelombang pasang air laut di sejumlah desa di wilayah Bolmong patut diapresiasi.

“Meski tak seberapa, tapi setidaknya bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban yang dialami warga,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong Channy Wayong, di sela-sela penyaluran bantuan berupa logistik kepada warga Inobonto II yang mengungsi di Kelurahan Inobonto, Kecamatan Bolaang, Sabtu (28/1/2017) siang tadi.

Channy berharap, bantuan yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga. Pasalnya, sebagian besar mata pencaharian warga di pesisir pantai Inobonto adalah nelayan, dan tidak memungkinkan bagi mereka melaut.

“Guna meminimalisir kerugian yang disebabkan keganasan gelombang pasang  yang terjadi selang dua hari terakhir, kita juga memberikan bantuan karung sebanyak 2.600 lembar, untuk diisi pasir guna menahan lauapan gelombang air laut,” ungkapnya.

Untuk abrasi pantai yang terjadi di Desa Nonapan Baru, Kecamatan Poigar, juga sudah disalurkan bantuan karung sebanyak 500 lembar, untuk penanganan yang bersifat darurat.

“Saat ini, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bolmong, terus memantau kondisi di lapangan. Personel Tim Reaksi Cepat (TRC) yang ditugaskan di sejumlah wilayah kecamatan, diminta agar terus memantau dan melaporkan setiap perkembangan. Hal itu dimaksudkan agar ketika ada kejadian seperti air pasang tinggi, segera tanggap,” jelas Channy.

Adapun penyaluran bantuan kebutuhan dasar bagi warga tersebut, diserahkan langsung Kepala BPBD Kabupaten Bolmong Channy Wayong, kepada Camat Bolaang yang turut didampingi Kasie Penanganan Pengungsi dan Kasie Tanggap Darurat bersama Personel TRC.

Berikut daftar bantuan yang diserahkan oleh BPBD Kabupaten Bolmong
– 300 Kg Beras
– 24 Paket Makanan Siap Saji
– 24 Paket Lauk Pauk
– 24 Paket Tambahan Gizi
– 24 Paket Kids Ware
– 30 Buah Tikar
– 30 Paket Family Kit
– 30 Buah Selimut dan
– 2.600 Karung Pasir untuk membuat tanggul darurat penahan gelombang

Diketahui sebelumnya, peringatan dini cuaca ektrem yang direlease BMKG, cukup berdampak di wilayah Kabupaten Bolmong. Dari Hasil pantauan Pusdalops BPBD Kabupaten Bolmong, baik secara visual maupun via komunikasi radio 2M band, serta hasil Citra Satelit Himawari bahwa, pihak Pusdalops menerima Informasi dari personel TRC-PB yang melaksanakan patroli atau pemantauan langsung ke wilayah kecamatan di mana terdapat kejadian. Di anataranya, di Kecamatan Sangtombolang. Di sana, tanggul penahan ombak yang sebelumnya telah dilakukan penanganan darurat kembali jebol akibat keganasan gelombang pasang. Pasalnya, sejak dua hari terakhir, wilayah kecamatan Sangtombolang terus diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Pun demikian di Kecamatan Bolaang. Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah perairan bagian utara ini berdampak pada tingginya gelombang yang menghantam sebagian pemukiman penduduk di Keluarahan Inobonto II.

Dari Hasil Assesment Personel TRC di lapangan, sebanyak 33 kepala keluarga terdampak keganasan gelombang, dan 8 kepala keluarga di antaranya mengungsi untuk menghindari bahaya akibat gelombang pasang tersebut.

Sementara, di Kecamatan Poigar, gelombang pasang yang terjadi di pesisir bagian utara Kabupaten Bolmong juga berdampak abrasi pantai di Desa Nonapan Baru, yang menyebabkan sebagian rumah penduduk terdampak.

Tim BOLMORA.COM

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button