Politik

Map dan Segala Ornamen Serba Merah Penyebab Perpecahan TB-JaDi?

BOLMORA, POLITIK – Perseteruan pasangan Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Kotamobagu Jainuddin Damopolii, jelang Pilwako 2018 mulai  mencuat ke permukaan. Bagaimana tidak, saling klaim pemegang amanah Partai Amanat Nasional (PAN) di Kota Kotamobagu ini khususnya, antara pasangan yang dijuluki TB-JaDi pada Pilwako 2013 silam ini tampaknya bukan rahasia umum lagi. Pasalnya, Jainuddin Damopolii yang saat ini memegang mandat Ketua DPD PAN Kota Kotamobagu, menuding Tatong Bara telah beralih ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Ibu Tatong sudah beralih ke PDIP, buktinya ini dan segala ornamen Pemkot sudah merah,” ungkap Jainuddin, kepada BOLMORA.COM, Selasa (17/1/2017), sambil menunjuk map merah.

Menanggapi hal tersebut,Tatong Bara menegaskan bahwa, hal yang dimaksud tidaklah benar.

“Terlalu kecil saya urus-urus map. Saya yang PDIP atau beliau yang sudah Golkar hari ini?,” kata Tatong.

Tatong menyatakan, kader sejati itu hanya memiliki satu kartu anggota partai.

“Saya hanya memiliki KTA PAN, dan saya hari ini pengurus DPP PAN. Kadar kekaderan kita terlalu picik kalo diukur dengan hal-hal kecil seperti itu. Hari ini bagaimana kadar kekaderan kita diukur dengan agenda politik di Bolmong ini yang paling nyata,” ujar Tatong.

Namun ketika dikonfirmasi kembali ke Jainuddin, soal KTA dia mengaku bahwa dirinyalaha yang membesarkan PAN di Bolaang Mongondow (Bolmong).

“Semua orang tahu itu. Memang ada tawaran untuk bergabung di Golkar, tapi saya masih sah sebagai Ketua DPD PAN Kota Kotamobagu. Ke depan, kalau diusung oleh partai di 2018, saya masih bisa mengumpulkan KTP untuk maju lewat independen,” ucap Jainuddin.(me2t)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button