Pemkot Kotamobagu Gelar FGD Akhir untuk Andalin MABM

0
231
Pemkot Kotamobagu Gelar FGD Akhir Andalin MABM
Kegiatan FGD Akhir Andalin MABM

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perhubungan (Dishub), mengggelar Focus Group Discusion (FGD) akhir, Analisa dampak lalu lintas (Andalalin) Masjid Agung Baitul Makmur (MABM) Kotamobagu, Rabu (4/12/2019).

Kegiatan yang digelar di Hotel Sapadia Kotamobagu ini, dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo dan dihadiri para peserta yang terdiri dari Satlantas Polres Kotamobagu, serta sejumlah instansi terkait.

Ditemui usai acara, Sande mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk menganalisa dampak lalu lintas setelah Masjid Agung Baitul Makmur (MABM) diresmikan. 

Loading...

 “Melalui forum ini bersama sejumlah stakeholder, kami membahas sekaligus menganalisa, sejauh mana dampak kemacetan lalu lintas yang terjadi setelah MABM diresmikan dan difungsikan,” ujar Sande.

Menurutnya, ada sejumlah solusi yang akan dilakukan untuk mengatasi permasalahan kemacetan, apalagi jika ada kegiatan-kegiatan besar keagamaan di MABM, seperti Shalat Idul Fitri dan perayaan-peraayaan lainnya.  

“Solusinya kita menyediakan tempat-tempat blok parkir, kemudin ada Satuan Ruang Parkir (SRP). Itu kan diperkirakan 5000 jamaah untuk 4 orang 1 ruang parkir, tadi yang didapatkan itu sekitar 700an ruang parkir, ternyata berkembang dalam diskusi 5000 itu hanya di dalam masjid, padahal yang digunakan shalat itu sampai dijalan Ahmad Yani. Sehingga itu, blok parkirnya ada ketambahan, diusulkan di jalan bumbungon, kantor wali kota serta kantor-kantor yang ada di sekitar. Intinya, dalam pembahasan tadi, kita berupaya mencegah dampak lalulintas saat pelaksanaan acara besar keagamaan di MABM pasca di resmikan, dan itu yang telah dianalisa oleh para tenaga ahli dalam forum ini,” terang Sande.

(Me2t)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here