Wabup Bolmong Canangkan Desa Bersih Narkoba

0
341
Advertisement

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yanny Ronny Tuuk membuka kegiatan pencanangan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di Desa Bolaang I, Kecamatan Bolaang Timur, Kabupaten Bolmong, Rabu (4/11/2020).

Terlihat Yanny bersama kepala BNN Sulut Brigjen Pol Victor Lasut mencanangkan Desa Bebas narkoba dengan mengetuk sebuah alat dari kayu, Kemudian dilanjutkan membuka kain yang menyelubungi papan sebagai pertanda dimulainya perang terhadap narkoba dari desa.

Foto 1: Wabup Bolmong Yanny R. Tuuk saat kata sambutan

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bolmong Yanny Ronny Tuuk, Kepala BNN Sulut Victor Lasut, Kepala BNN Bolmong AKBP Yuli Setiawan, Kapolres Bolmong AKBP Indra Pramana serta wakil ketua DPRD Bolmong Sukron Mamonto dan Anggota DPRD Supandri Damogalad dan lainnya

Wakil Bupati Bolmong Yanny Tuuk yang mewakili Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow (YSM) dalam sambutannya mengapresiasi pendirian kampung narkoba.

“Ini merupakan yang pertama di Sulut. Sukur Moanto. Kami dari pemerintah dukung penuh,” katanya.

Foto 2: Wabup Yanny. R. Tuuk saat menyapa tamu undangan dalam acara Desa Bersinar

Sebut dia, peredaran narkoba kian meresahkan. Banyak kalangan milenial yang terpapar.

“Jadi kita sama sama perlu memerangi narkoba dari desa,” ujarnya.

Ia berharap kampung tersebut dapat menjadi role model dari kampung lainnya di bidang pemberantasan narkoba.

Kepala BNN Bolmong AKBP Yuli Setiawan, peredaran narkotika sudah mencapai desa desa.

“Bukan lagi di kota tapi sudah masuk ke desa,” katanya

Untuk itu, ujar dia, diperlukan upaya luar biasa untuk melawan peredaran narkotika di desa. Salah satunya dengan pencanangan desa bersih narkoba.

“Dengan adanya pencanangan ini, desa akan bangkit melawan narkoba,” ujarnya.

Kepala BNN Sulut Brigjen Pol Victor Lasut membeber langkah progresif harus diambil untuk memberantas peredaran narkotika di Bolmong. Salah satunya pembentukan desa bersih narkoba.

“Dengan begini masyarakat dapat dikenalkan dengan bahaya narkoba. Juga

bisa dibentuk relawan anti narkoba,” katanya.

Menurut dia, perlu dibuat semacam tempat di balai desa yang memaparkan jenis jenis narkoba.

Agar supaya warga bisa mengenali dan menghindari narkoba.

“Saya harap kegiatan ini bisa dibiayai dengan dana desa,” kata dia.

 (Adve/Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here